Beruang Masih Muncul di Agam, BKSDA Geser Lokasi Perangkap

Beruang Masih Muncul di Agam, BKSDA Geser Lokasi Perangkap

Tim BKSDA Resor Agam memasang perangkap di Jorong Padang Galanggang, Nagari Matur Mudiak, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam pada 15 Februari 2021 lalu. (foto: BKSDA Sumbar)

Langgam.id Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Agam memperpanjang waktu pemasangan perangkap di Jorong Kuok Tigo Koto, Nagari Matur Mudiak, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumatra Barat (Sumbar).

Kepala KSDA Agam Ade Putra menjelaskan, perpanjangan pemasangan perangkap karena berdasarkan laporan warga sekitar, beruang masih muncul di kawasan tersebut. Perangkap tersebut juga dipindahkan lokasinya dari semula sejak Senin (1/2/2021).

“Untuk penanganan beruang kami perpanjang, sebab dari laporan kemunculannya masih ada, perangkapnya juga bergeser, jadi kami perpanjang penanganannya,” katanya, Selasa (2/3/2021).

Baca juga: Beruang Muncul Lagi di Kawasan Kelok 44 Agam, BKSDA Pasang 2 Perangkap

Menurutnya, perpanjangan pemasangan perangkap dilakukan selama 7 hari sejak dipasang kembali. Selain dipasang perangkap, petugas BKSDA juga akan terus memonitor ke lokasi.

Sebelumnya diketahui BKSDA Resor Agam memasang dua perangkap atau box trap di Jorong Padang Galanggang, Nagari Matur Mudiak, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam. Pemasangan dilakukan sebagai antisipasi terjadinya konflik satwa dengan nama latin herlactos malayanus itu di kawasan kelok 44 tersebut.

Pemasangan perangkap pertama dilakukan sejak Senin (15/2/2021). Tujuan pemasangan perangkap untuk evakuasi satwa langka dan dilindungi tersebut. Perangkap dipasang karena ada laporan warga beruang kembali muncul di areal kebun setempat.

Selain perangkap beruang, pihaknya juga memasang perangkap buaya di Pasaman Barat. Namun hingga saat ini belum ada yang masuk perangkap. Untuk perangkap buaya menurutnya dihentikan karena satwa tidak lagi terpantau. (Rahmadi/yki)

Baca Juga

PT Brantas Abipraya (Persero) bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan langkah nyata dalam percepatan pemulihan Sumatra Barat
Pascabencana Sumbar, Kementerian PU-Brantas Abipraya Rehab 2 Masjid dan Bangun 2 Sekolah di Palembayan
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau pengerjaan bailey yang dibangun di jalan provinsi ruas Sicincin–Simpang Balingka di Malalak,
Menteri PU Kebut Fungsional Jalan Malalak Jelang Ramadan, 2 Jembatan Bailey Dibangun
TNI AD sudah memasang lima jembatan bailey di Tanah Datar. Pemasangan ini dilakukan karena jembatan sebelumnya diterjang banjir bandang
TNI AD Bangun Jembatan Armco di Salimpauang
Pemkab Agam Sambut Tim PDEI Sumbar, Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Korban Bencana
Pemkab Agam Sambut Tim PDEI Sumbar, Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Korban Bencana
Yogi Yolanda Dilantik jadi Ketua DPC PDI-P Agam di Antara Tenda Bencana
Yogi Yolanda Dilantik jadi Ketua DPC PDI-P Agam di Antara Tenda Bencana
Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono mengatakan kerugian akan bencana di Kabupaten Agam diperkirakan mencapai lebih dari Rp6,5 triliun.
Agam Masuki Masa Transisi Menuju Pemulihan, Kerugian Bencana Capai Rp6,5 Triliun