Bertambah 2, Total Kasus Positif Corona di Agam 44 Orang

covid-19

Ilustrasi Covid-19. (Foto: Gerd Altmann/pixabay.com)

Langgam.id – Dua warga Kabupaten Agam kembali dilaporkan terpapar covid-19, Selasa (11/8/2020). Dengan begitu, total kasus positif corona di Agam kini mencapai 44 kasus.

Juru Bicara GTP2 Covid-19 Agam Khasman Zaini mengatakan, dua warga terpapar covid-19 itu masing-masing berinisial K, 37 tahun, seorang perempuan dan JS, 18 tahun, seorang laki-laki. Mereka ibu dan anak warga Padang Lua, Kecamatan Banuhampu.

“Keduanya merupakan istri dan anak dari pasien CH. Mereka terkonfirmasi setelah hasil tracing CH sendiri, yang lebih dulu dinyatakan terkonfirmasi covid-19,” katanya.

Menurutnya, CH dinyatakan terkonfirmasi covid-19 pada Jumat (7/8/2020) lalu. Dia termasuk dalam 39 spesimen untuk kegiatan Pool Test Covid-19 di Kecamatan Malalak pada Selasa (4/8/2020).

Hingga kini, total pasien positif covid-19 di Agam mencapai 44 orang. Sebanyak 20 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh, 24 orang masih menjalani perawatan. (*/ICA)

Baca Juga

Mobnas Tabrak Bocah di Pariaman
Respons Pemkab Agam Soal Pengadaan Mobil Dinas
DWP Kemendagri Salurkan Bantuan untuk ASN Korban Bencana di Kabupaten Agam
DWP Kemendagri Salurkan Bantuan untuk ASN Korban Bencana di Kabupaten Agam
PT Brantas Abipraya (Persero) bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan langkah nyata dalam percepatan pemulihan Sumatra Barat
Pascabencana Sumbar, Kementerian PU-Brantas Abipraya Rehab 2 Masjid dan Bangun 2 Sekolah di Palembayan
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau pengerjaan bailey yang dibangun di jalan provinsi ruas Sicincin–Simpang Balingka di Malalak,
Menteri PU Kebut Fungsional Jalan Malalak Jelang Ramadan, 2 Jembatan Bailey Dibangun
TNI AD sudah memasang lima jembatan bailey di Tanah Datar. Pemasangan ini dilakukan karena jembatan sebelumnya diterjang banjir bandang
TNI AD Bangun Jembatan Armco di Salimpauang
Pemkab Agam Sambut Tim PDEI Sumbar, Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Korban Bencana
Pemkab Agam Sambut Tim PDEI Sumbar, Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Korban Bencana