Berikut 12 Titik Rawan Macet di Sumbar dan 9 Jalur Alternatif

Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Ada 12 jalur titik rawan terjadi kemacetan di Sumbar dan 9 jalur alternatif

Ilustrasi. [foto: canva.com]

Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Ada 12 jalur titik rawan terjadi kemacetan di Sumbar dan 9 jalur alternatif yang bisa dilewati oleh pemudik.

Langgam.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Sumatra Barat (Sumbar) mencatat sebanyak 12 jalur titik rawan terjadi kemacetan. Dishub juga mencatat 9 jalur alternatif yang bisa dilewati oleh pemudik.

Kepala Dishub Sumbar Heri Noviardi mengatakan Pemprov Sumbar telah memetakan jalur alternatif jika terjadi kemacetan pada ruas jalan di provinsi itu selama libur lebaran 2022.

"Kemacetan akan terjadi karena tingginya minat perantau Minang yang akan pulang kampung usai dua tahun pandemi covid-19," katanya, Kamis (21/4/2022).

Pihaknya juga memperkirakan, perantau asal Sumbar dari seluruh penjuru Indonesia akan banyak melewati jalur darat. Diperkirakan akan ada sebanyak 1,8 juta perantau yang pulang.

Para perantau akan menyebar ke nagari dan desa yang ada di Provinsi Sumbar. Tingginya minat pulang perantau kemungkinan membuat terjadinya kepadatan arus lalu lintas dan kemacetan.

Dia mengimbau agar para pemudik yang melewati jalur darat agar benar-benar siap baik kondisi tubuh dan kendaraan seperti oli, mesin, dan lampu kendaraan.

Pemudik juga diminta perhatikan rambu-rambu lalu lintas dan petunjuk yang ada di jalan.

"Mengemudi itu kalau kurang sehat atau capek maka jangan paksakan jalan, silakan istirahat, jangan lupa juga dokumen perjalanan di masa covid-19," ujarnya.

Kemudian terangnya, pemudik usahakan punya bekal makanan yang cukup di atas mobil. Hal ini untuk mengantisipasi jika terjebak macet bahkan sampai berjam-jam, sehingga ada bekal untuk makan dan minum di atas mobil.

"Kemudian masyarakat bisa menggunakan jalur alternatif, kita ada memetakan sembilan jalur alternatif," ujarnya.

Berikut ini daftar jalur mudik rawan kemacetan di Sumbar:

1. Pasar Lubuk Alung
2. Pasar Sicincin
3. Objek Wisata Lembah Anai
4. Objek Wisata Mifan, RM Pak Datuak, Sate Mak Syukur.
5. Pasar Koto Baru
6. Pasar Padang Luar
7. Pasar Baso
8. Simpang Piladang
9. Arah selatan Pasar Payakumbuh
10. Simpang Gaung Teluk Bayur
11. Sepanjang ruas jalan Tarusan-Painan
12. Pasar Kambang.

Baca juga: Ini 12 Titik Rawan Longsor di Jalur Mudik Sumbar, Masyarakat Diminta Waspada

Berikut jalur alternatif yang Bisa Dilewati Pemudik saat Libur Lebaran di Sumbar

1. Simpang Polsek BIM - Simpang Pasar Usang
2. Simpang Polsek BIM - Simpang Katapiang - Jambak Lubuk Alung
3. Simpang Polsek BIM - Simpang Katapiang - Pariaman
4. Sicincin - Malalak
5. Simpang Pandai Sikek - Pasar Amur
6. Simpang Batu Palano - Sungai Puar - Simpang Tanjung Alam
7. Simpang Ampek Angkek Canduang - Tabek Patah - Situjuah - Payakumbuh
8. Simpang Bungkus Teluk Kabung - Tarusan
9. Simpang Padang Sawah - Kumpulan

Dapatkan update berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Ikuti berita terbaru dan terkini dari Langgam.id. Anda bisa bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update di tautan https://t.me/langgamid atau mengikuti Langgam.id di Google News pada tautan ini.

Baca Juga

Hijrah dan Arus Balik Selebritas
Hijrah dan Arus Balik Selebritas
Erupsi Gunung Marapi, BKSDA Sumbar Pantau Pergerakan Satwa
Erupsi Gunung Marapi, BKSDA Sumbar Pantau Pergerakan Satwa
Erupsi Gunung Marapi, BKSDA Sumbar Pantau Pergerakan Satwa
27 Kali Erupsi, Kolom Abu Gunung Marapi Condong ke Timur-Tenggara
Respons Pernyataan Presiden, Ini Kata Gubernur Soal Tol Padang-Pekanbaru
Respons Pernyataan Presiden, Ini Kata Gubernur Soal Tol Padang-Pekanbaru
Masjid Raya Sumbar Jadi Kawasan Pusat Adat dan Pembelajaran ABS-SBK
Masjid Raya Sumbar Jadi Kawasan Pusat Adat dan Pembelajaran ABS-SBK
Dharmasraya Raih Predikat Kabupaten Terinovatif Nomor Dua di Sumbar
Dharmasraya Raih Predikat Kabupaten Terinovatif Nomor Dua di Sumbar