Berbatik Nasional, Civitas Akademika UNAND Gelar Upacara Hardiknas

Berbatik Nasional, Civitas Akademika UNAND Gelar Upacara Hardiknas

Upacara Peringatan Hardiknas di Universitas Andalas. (Foto: Dok. Humas)

Langgam.id – Ratusan civitas akademika Universitas Andalas mengikuti upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dengan berpakaian batik yang dipimpin langsung oleh Rektor UNAND Efa Yonnedi, Ph.D.

Upacara ini, diikuti oleh segenap unsur pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa hadir pada di lapangan upacara rektorat.

Mengusung tema “Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar”, upacara ini menjadi salah satu momen refleksi terutama pada pendidikan Indonesia dalam lima tahun terakhir yang mengalami transformasi besar-besaran berkat program Merdeka Belajar.

Menyampaikan pidato dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia, rektor mengungkapkan menjadi pemimpin dari gerakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka semakin menyadarkan akan tantangan dan kesempatan untuk memajukan pendidikan bangsa.

“Bukan hal yang mudah untuk mentransformasikan sebuah sistem yang sangat besar,” ujarnya, Kamis (2/5/2024).

Menurutnya, wajah baru Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia sedang dibangun bersama dengan gerakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

“Sekarang kita sudah menyaksikan lagi para mahasiswa yang siap berkarya dan berkontribusi karena ruang belajar sudah tidak lagi terbatas di dalam kelas,” sambungnya.

Disampaikannya, saat ini sudah berjalan menuju arah yang benar. Ke depannya, gerakan Merdeka Belajar diharapkan dapat terus dilanjutkan sebagai perjalanan ke arah perwujudan yang dicita-citakan. (*/Fs)

Tag:

Baca Juga

Ilustrasi kekerasan anak. (Dok. Istimewa)
10 Fakta Mencemaskan Kekerasan Anak di Sumbar yang Naik Drastis, Korban Dilecehkan hingga Disiksa Ayah Kandung
Syarat Madrasah dan Pesantren Tatap Muka | 9 Ribu Siswa SMP di Pasaman Barat Mulai Sekolah
Sumbar Mulai Deteksi Trauma Kekerasan Anak Sejak Hari Pertama Sekolah
ilustrasi pelecehan seksual
Alasan Bungkamnya Anak Korban Kekerasan, Masyarakat Harus Peduli
Kekerasan Seksual dan Psikis Bayangi Anak-anak Sumbar, Dharmasraya hingga Padang Pariaman Tertinggi
Kekerasan Seksual dan Psikis Bayangi Anak-anak Sumbar, Dharmasraya hingga Padang Pariaman Tertinggi
Ilustrasi kekerasan anak. (Dok. Istimewa)
KPAI Soroti Lonjakan Kekerasan Anak di Sumbar, Lingkungan Terdekat Jadi Ancaman
Darurat Kekerasan Anak di Sumbar, Kasus Terus Naik dalam 5 Tahun Terakhir
Darurat Kekerasan Anak di Sumbar, Kasus Terus Naik dalam 5 Tahun Terakhir