Beras dan Cabai Merah Paling Dominan Jadi Penyebab Inflasi Sumbar

Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Bulog Sumbar memastikan stok beras menjelang Ramadan nanti relatif aman.

Ilustrasi stok beras. [foto: canva.com]

Langgam.id – Dua komoditas pokok langganan inflasi kembali menjadi penyebab utama inflasi Sumatra Barat per Maret 2024. Dua komoditas itu adalah beras dan cabai merah yang berkontribusi besar menyebabkan inflasi Sumbar paling tinggi se Sumatra.

Rilis resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar mencatat inflasi daerah itu pada Maret 2024 mencapai 3,93 persen secara year on year (yoy). Inflasi itu disertai Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 107,54.

“Inflasi Sumbar per Maret 2024 sebesar 3,93 persen (yoy), disebabkan naiknya harga pada kelompok pengeluaran terutama kelompok makanan, minuman, dan tembakau,” kata Sugeng Arianto, Kepala BPS Sumbar, Senin (1/4/2024).

Ia merinci sejumlah komoditas yang menjadi penyebab inflasi Sumbar antara lain beras, cabai merah, dan bawang merah. Beras misalnya memberikan andil inflasi paling besar 0,12 persen dengan kenaikan harga 2,48 persen.

Kemudian, cabai merah berkontribusi terhadap perubahan inflasi Sumbar sebesar 0,11 persen dan mengalami kenaikan harga 4,16 persen. Selanjutnya, bawang merah berkontribusi 0,11 persen dan naik harga 13,18 persen.

Sementara itu, komoditas yang mengalami penurunan harga antara lain, minyak goreng turun 12,23 persen, ayam ras 2,16 persen, telur ayam ras 1,47 persen, dan emas perhiasan 0,31 persen.

Adapun, dari empat daerah yang menjadi perhitungan inflasi Sumbar oleh BPS, angka inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Pasaman Barat sebesar 5,90 persen dengan IHK sebesar 109,60 dan terendah di Kota Padang sebesar 3,39 persen dengan IHK 106,88.

Sugeng menjelaskan inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 9,06 persen.

Selain itu, seluruh kelompok pengeluaran lainnya juga mengalami kenaikan harga, mulai dari kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 1,49 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 1,52 persen, dan kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,71 persen. (*/Fs)

Tag:

Baca Juga

Berita Padang - berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: RSUP M Djamil melakukan pemeriksaan pasien alami kulit melepuh usai vaksinasi
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Rakerwil Apeksi di Banda Aceh, Pemko Padang Dorong Perkuat Kerjasama Antarkota
Rakerwil Apeksi di Banda Aceh, Pemko Padang Dorong Perkuat Kerjasama Antarkota
Lepas 108 ASN Calon Jemaah Haji, Sekda Sumbar Ingatkan Jaga Integritas dan Nama Baik Daerah
Lepas 108 ASN Calon Jemaah Haji, Sekda Sumbar Ingatkan Jaga Integritas dan Nama Baik Daerah
Rakerprov WI Sumbar Perkuat Pembinaan Atlet, Dukung Porprov 2026
Rakerprov WI Sumbar Perkuat Pembinaan Atlet, Dukung Porprov 2026
Lantik Pengurus Baru, Solok Muda Tetapkan Arah Strategis Pemberdayaan Pemuda 2026–2028
Lantik Pengurus Baru, Solok Muda Tetapkan Arah Strategis Pemberdayaan Pemuda 2026–2028
Dorong Pariwisata dan UMKM, Padang Panjang Bidik jadi Kota Event
Dorong Pariwisata dan UMKM, Padang Panjang Bidik jadi Kota Event