BEM Unand Soroti Komjen Gatot saat Jabat Kapolda Sumbar: 8 Masalah, Nol Prestasi

BEM Unand Soroti Komjen Gatot saat Jabat Kapolda Sumbar: 8 Masalah, Nol Prestasi

Kapolda Sumbar, Komjen Pol Gatot Tri Suryanta. (Foto: Bidhumas Polda Sumbar)

Langgam.id – Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa atau BEM KM Universitas Andalas (Unand), menyoroti kinerja Komjen Gatot Tri Suryanta saat menjabat Kapolda Sumatra Barat (Sumbar).

Sorotan ini diungkapkan BEM KM Unand melalui unggahan di akun instagram resminya @bemkmunand. Mereka menilai berbagai persoalan di Sumbar terus berulang, dari satu periode kepemimpinan ke periode berikutnya tanpa penyelesaian yang tuntas.

Presiden Mahasiswa BEM KM Unand, Shabbarin Syakur, menyebut kondisi itu sebagai warisan masalah tanpa prestasi. Karena pergantian kepemimpinan di Polda Sumbar belum mampu memutus berbagai persoalan yang telah lama menjadi perhatian masyarakat.

“Skor telak 8-0 yang menyandingkan akumulasi masalah dengan nol prestasi mencerminkan kegagalan sistemik yang terus berulang, dari setiap pergantian kepemimpinan,” tulis Shabbarin dalam pernyataan sikap yang diunggah melalui akun resmi BEM KM Unand, Minggu (8/7/2026).

Ia menilai persoalan yang masih menjadi pekerjaan rumah di Sumbar meliputi peredaran narkoba, dugaan kebocoran ekonomi akibat mafia minyak, hingga kerusakan lingkungan yang disebut dipicu aktivitas tambang ilegal.

Karena berbagai persoalan tersebut, belum memperoleh penyelesaian yang konkret hingga akhir masa jabatan Gatot sebagai Kapolda Sumbar.

Selain itu, BEM KM Unand juga menilai telah terjadi normalisasi budaya warisan masalah, yakni kondisi ketika pejabat baru hanya mewarisi tumpukan persoalan lama, tanpa mampu memutus akar permasalahan. Pola tersebut mengorbankan akuntabilitas publik dan hak masyarakat atas rasa aman.

Karena itu, BEM KM Unand mendesak dilakukan audit kinerja secara menyeluruh serta reformasi nyata dalam penanganan persoalan di Sumatra Barat.

Mereka menegaskan, pergantian pejabat semata tidak akan menyelesaikan masalah jika tidak diikuti langkah konkret.

“Sumatra Barat butuh penyelesaian tuntas, bukan sekadar sirkus mutasi jabatan yang meninggalkan beban bagi masa depan,” tegasnya.

Pernyataan sikap tersebut ditutup dengan seruan, agar pemerintah dan aparat penegak hukum, melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai persoalan, yang dinilai masih menjadi pekerjaan rumah di Sumbar. (WAN)

Baca Juga

Polda Sumbar Kerahkan 2 Anjing K9 Cari Korban Galodo Solok
Polda Sumbar Kerahkan 2 Anjing K9 Cari Korban Galodo Solok
Tim SAR Brimob Perluas Pencarian Korban Galodo Solok, Sepeda Motor Ditemukan
Tim SAR Brimob Perluas Pencarian Korban Galodo Solok, Sepeda Motor Ditemukan
Razia Tempat Hiburan Malam di Padang, 10 Pengunjung Positif Narkoba
Razia Tempat Hiburan Malam di Padang, 10 Pengunjung Positif Narkoba
Kapolda Sumbar Ungkap Alasan Nonaktifkan Kapolres Mentawai
Kapolda Sumbar Ungkap Alasan Nonaktifkan Kapolres Mentawai
Kapolda Sumbar Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy
Rehabilitasi hingga Beasiswa, Kapolda Sumbar Perkuat Pemulihan Anak Korban Kekerasan
Polda Sumbar Berduka, Kabidkum Kombes Ahmad Basahil Meninggal karena Serangan Jantung
Polda Sumbar Berduka, Kabidkum Kombes Ahmad Basahil Meninggal karena Serangan Jantung