BEM SI Minta Pemerintah Jamin Upah dan Kesehatan Guru Honorer

Suasana sekolah tatap muka di Padang Panjang

Suasana sekolah tatap muka di Padang Panjang.(dok. Pemko Padang Panjang)

Langgam.id – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM-SI) meminta pemerintah memperhatikan nasib guru honorer di tengah peringatan hari guru. BEM SI menyubut guru honorer hingga kini masih mendapatkan upah yang sebanding dengan peran mereka.

“Guru honorer merupakan salah satu aktor dalam pembangunan pendidikan nasional, akan tetapi pada kenyataannya guru honorer belum mendapatkan upah yang layak, bahkan masih jauh dari Upah Minimum Rakyat (UMR),” kata Koordinator Pusat Aliansi BEM SI, Remy Hastian, Rabu (25/11/2020).

Aliansi BEM SI juga menyampaikan tuntutan kepada pemerintah terkait kesejahteraan guru honorer. Mereka meminta Menpan RB segera menerbitkan Peraturan Menteri Terkait Perpres 98 Tahun 2020 tentang Gaji dan Tunjangan PPPK.

“Memberikan upah yang layak kepada guru honorer sesuai UMP, meningkatkan kesejahteraan guru honorer di lembaga pendidikan setingkat daerah dan memberikan jaminan dalam aspek kesehatan,” kata dia dalam tuntutan itu.

BEM SI juga menuntut pemerintah untuk meningkatkan anggaran program pemberdayaan terhadap guru honorer serta melaksanakan tahapan pengangkatan guru honorer pada aspek pendidikan secara bertahap menjadi ASN.

Aliansi BEM SI juga menyoroti jam kerja yang dimiliki oleh guru honorer yang tidak sesuai dengan gaji. Hal itu dianggap menjadi faktor utama rendahnya kesejahteraan bagi guru honorer.

“Tentunya kondisi tersebut menyebabkan rendahnya kesejahteraan guru honorer,” ucapnya. (Tasya/ABW)

Baca Juga

Madrasah Aliyah Al Furqan. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam,id)
6 Fakta Siswa MA Al Furqan Padang Nunggak Seragam Rp300 Ribu hingga Dikeluarkan dari Sekolah
Kepala Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Al Furqan, Desmaelfa Sinar. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id)
Kemenag Sanksi Kepsek MA Al-Furqan, Buntut Biaya Seragam 2 Siswa hingga Pindah Sekolah 
Madrasah Aliyah Al Furqan. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam,id)
Kepsek MA Al Furqan Soal Emosi Tagih Biaya Seragam Siswa: Saya Didesak Pembuat Baju
Kepala Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Al Furqan, Desmaelfa Sinar. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id)
Pengakuan Kepsek MAS Al Furqan Padang Usai Heboh Keluarkan Siswa: Cuma Bercanda, Emosi Sesaat!
Panti Asuhan Nur Ilahi tempat dua siswa AM dan DP tinggal. (Buliza Rahmat/Langgam.id)
Polemik Tunggakan Seragam Rp300 Ribu 2 Siswa di Padang: Putuskan Pindah Sekolah, Kini Dibantu Donatur 
Opini “Bersyukur Masih Nomor Dua” oleh Gamawan Fauzi (Gubernur Sumatera Barat Periode 2005-2009), mengangkat isu tentang capaian pendidikan
Membunuh Ilmu atas Nama Lapangan Kerja: Negara Gagal, Prodi yang Ditutup?