Begini Kronologi Truk Masuk Jurang Sitinjau Lauik

Sempat Dinyatakan Hilang, Sopir Truk Masuk Jurang Sitinjau Lauik Ternyata di Palembang

Truk yang masuk jurang di Sitinjau Lauik dalam posisi labil. [Foto: Basarnas Padang]

Langgam.id – Satu unit truk tronton masuk ke jurang di kawasan Sitinjau Lauik, Kota Padang, Minggu (28/8/2022). Truk tak bermuatan itu dikemudian Dedek Supriadi (35), sopir asal Palembang, Sumatra Selatan.

Hingga kini, korban masih dinyatakan hilang di dalam jurang. Tim gabungan terus melakukan pencarian dan menyisir tebing jurang di lokasi jatuhnya truk.

Menurut Kapolsek Lubuk Kilangan, Kompol Lija Nesmon, truk hilang kendali hingga mengakibatkan masuk ke dalam jurang. Kedalaman jurang, lanjutnya, sekitar 100 meter.

“Truk tronton BA 8776 QQ warna TNKB hitam dalam keadaan kosong datang dari arah Solok menuju Kota Padang meluncur dan langsung masuk jurang,” kata Nesmon, Minggu (28/8/2022).

Ia menyebutkan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 00.15 WIB. Saksi yang merupakan pengatur jalan di lokasi langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

“Kami datang ke lokasi. Sekitar pukul 04.00 WIB datang bantuan dari pihak Basarnas,” tuturnya.

Proses pencarian sempat mengalami kendala lantaran posisi mobil yang labil. Mobil tertahan oleh pohon di dalam jurang.

Baca Juga: Truk Masuk Jurang di Sitinjau Lauik, Sopir dalam Pencarian

“Proses pencarian masih terus dilakukan. Sekarang belum diketemukan keberadaan korban,” katanya.

—

Ikuti berita Sumatra Barat hari ini, terbaru dan terkini dari Langgam.id.  Anda bisa bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update di tautan https://t.me/langgamid atau mengikuti Langgam.id di Google News pada tautan ini.

 

Baca Juga

Kirab Api Porprov XVI Sumbar 2026 Masuk Tahap Final, Ini Rute di Kota Padang
Kirab Api Porprov XVI Sumbar 2026 Masuk Tahap Final, Ini Rute di Kota Padang
Detik-Detik Menegangkan Remaja Terjebak Arus Deras Sungai di Padang
Detik-Detik Menegangkan Remaja Terjebak Arus Deras Sungai di Padang
Kondisi Sungai Batang Baliang setelah Galodo menerjang kawasan Arosuka, Kabupaten Solok. (Langgam.id/ Ghaffar Hamdi)
Pemkab Solok Usul Pembangunan 3 Sabo Dam Senilai Rp 250 Miliar Usai Arosuka Diterjang Galodo
Dokumen saat masyarakat mengikut CFD Padang. (Dok.Langgam.id)
CFD Padang Kembali Digelar Besok, Dua Pekan Terhenti Gegara Kabut Asap
Diduga Korsleting Listrik, Rumah 2 Lantai Terbakar di Padang
Diduga Korsleting Listrik, Rumah 2 Lantai Terbakar di Padang
Tempat Hiburan Malam dan Peredaran Miras Jadi Sorotan di Padang, Polisi Gelar Rakor
Tempat Hiburan Malam dan Peredaran Miras Jadi Sorotan di Padang, Polisi Gelar Rakor