Baznas Dharmasraya Bersama IDI Adakan Khitanan Massal

Langgam.id – Baznas Dharmasraya bersama pemerintah daerah serta Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Dharmasraya bekerja sama dalam kegiatan khitanan massal yang dilaksanakan di Puskesmas Koto Baru.

Kegiatan khitanan massal ini dikuti oleh 58 anak-anak Dharmasraya. Kegiatan ini merupakan salah satu program Baznas yang termasuk dalam program Dharmasraya Sehat.

Dalam khitanan massal tersebut hadir Bupati Dharmasraya, Kapolres Dharmasraya, Camat Koto Baru, pimpinan Baznas, wali nagari Koto Baru, serta jajaran Puskesmas Koto Baru

Ketua Baznas Dharmasraya menyampaikan bahwa khitanan massal yang dilaksanakan semoga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Semoga anak-anak yang sudah dikhitan segera sembuh, menjadi anak cerdas, berakhlak, menjadi anak sholeh serta berbakti kepada orang tua, agama, bangsa dan negara,” harapnya.

Ia terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan hari ini. “Semoga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya. (*)

Baca Juga

Pemkab Solok Selatan membagikan bantuan pangan cadangan beras pemerintah (BP-CBP) tahap ketiga periode Agustus,
Besok, Pemkab Dharmasraya Gelar Pasar Murah di Halaman Kantor Camat Sungai Rumbai
Penyanyi Kintani Bakal Meriahkan Pembukaan DCL Dharmasraya 2026
Penyanyi Kintani Bakal Meriahkan Pembukaan DCL Dharmasraya 2026
Wabup Dharmasraya Serahkan Sapi Kurban Presiden Berbobot 1,1 Ton di Masjid Nurul Huda Sungai Kambut
Wabup Dharmasraya Serahkan Sapi Kurban Presiden Berbobot 1,1 Ton di Masjid Nurul Huda Sungai Kambut
Pemkab Dharmasraya Distribusikan 24 Sapi dan 2 Kambing Kurban ke 22 Nagari
Pemkab Dharmasraya Distribusikan 24 Sapi dan 2 Kambing Kurban ke 22 Nagari
Wabup Dharmasraya Lantik Pejabat Administrator dan Kepala Puskesmas
Wabup Dharmasraya Lantik Pejabat Administrator dan Kepala Puskesmas
Luas lahan perkebunan kelapa sawit di Sumatra Barat (Sumbar) berdasarkan data Badan Pusat Statistik 2022 mencapai 251.591,14 hektare (Ha).
Usulkan Jadi PSN, Bupati Dharmasraya: Kawasan Industri Sawit Berpotensi Tarik Investasi Rp3,2 Triliun