Bawa Bayi 7 Bulan, Pengemis Dibawa Satpol PP

Bawa Bayi 7 Bulan, Pengemis Dibawa Satpol PP

Ilustrasi (Pixabay)

Langgam.id – Satuan Polisi Pamong Praja (satpol PP) Kota Padang, mengamankan seorang bayi berumur 7 bulan bersama ibunya dan seorang laki-laki. Hal itu dilakukan dalam razia di perempatan lampu merah Kampung Lalang By Pass, Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Jum’at (15/03/2019).

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Padang Al Amin mengatakan, saat petugas hendak mengamankan ibu dan anak tersebut, datang seorang laki-laki dari pinggir jalan membentak petugas

“Demi menjaga kemanan terpaksa keduanya kita bawa ke mako. Sangat disayangkan, saat diperiksa keduanya bukanlah warga Padang,” Kata Al Amin

Untuk pembinaan lebih lanjut, keduanya langsung dikirim petugas ke Dinas Sosial kota Padang.

“Selain kedua pengemis tersebut, kita juga amankan tiga perempuan dan satu laki-laki di beberapa perempatan lampu merah By Pass. Seluruhnya kita antarkan ke Dinas Sosial untuk dibina. Bagi warga yang bukan warga Kota Padang kita sarankan untuk dikembalikan ke kampung asalnya,” kata Al Amin.

Selain itu, Al Amin mengimbau kepada seluruh warga Kota Padang, agar jangan memberi sumbangan berbentuk apapun di perempatan lampu merah.

“Kami harap masyarakat lebih bijak lagi dalam memilih tempat untuk memberikan sumbangan. Jangan memberi sumbangan di perempatan lampu merah yang berakibatkan buruk terhadap mereka yang meminta-minta di jalan raya,” ujarnya. (Rahmadi/HM)

Baca Juga

Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Kasubag Umum Politeknik Negeri Padang (PNP), Fajri Arianto, memberikan keterangan kasus kematian seorang mahasiswa PNP. (Langgam.id/ Irwanda S)
Mahasiswa PNP Diduga Bunuh Diri di Kos Disebut Tertutup, Pihak Kampus: Seminggu Tak Bisa Dihubungi!
Geger Mahasiswa di Padang Meninggal di Kamar Kos, Diduga Bunuh Diri dan Tubuh Menghitam
Geger Mahasiswa di Padang Meninggal di Kamar Kos, Diduga Bunuh Diri dan Tubuh Menghitam
Dari Rantau ke Ranah Minang, SR12 Hadirkan Training Center Baru di Padang
Dari Rantau ke Ranah Minang, SR12 Hadirkan Training Center Baru di Padang