Baru 32 Persen, Dinkes Padang Ajak Warga Screening Kesehatan

gubernur-minta-perawat-di-sumbar-tingkatkan-kompetensi-dan-kecepatan-layanan

Ilustrasi. [Foto: Pixabay]

Langgam.id — Dinas Kesehatan Kota Padang mengajak masyarakat agar lebih peduli dan mengenali gejala kesehatan melalui screening. Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang dr Srikunia Yati menuturkan screening kesehatan harusnya dilakukan minimal sekali dalam satu tahun.

“Untuk mengenali apa saja yang ada dalam diri kita tentu dengan screening. Permasalahan kita saat ini masyarakat memang kurang peduli dan teredukasi untuk mengenali hal ini,” tuturnya, dikutip Jumat, (27/10/2023).

Padahal menurutnya, Pemerintah Kota Padang telah memfasilitasi screening secara gratis bagi masyarakat pada fasilitas kesehatan yang ada. Screening gratis ditujukan pada masyarakat usia produktif yaitu 15-59 tahun.

“Mulai dari kesehatan jiwa dan juga fisik, bisa screening di fasilitas kesehatan kita yaitu, posyandu, pustu, puskesmas, puskeskel,” katanya lagi.

Screening tersebut berupa pemeriksaan kesehatan tinggi badan, berat, pemeriksaan kolesterol, tekanan darah, gula darah yang tersedia di berbagai puskesmas di masing-masing wilayah.

Hingga September 2023, Nia menyampaikan angka screening kesehatan di Kota Padang sekitar 32 persen. Ini disebabkan kesadaran masyarakat yang merasa tidak begitu membutuhkan screening kesehatan.

“Padahal dengan screening kita bisa melakukan langkah-langkah pencegahan terhadap penyakit yang terdeteksi. Lebih cepat diketahui lebih cepat pula penanganannya,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, guna mempermudah masyarakat dalam screening, Dinas Kesehatan Kota Padang mempunyai aplikasi retas diri. Aplikasi ini sebutnya, diakses dengan menggunakan barcode.

“Nanti masyarakat bisa melakukan pengisian data, juga terkait keluhan-keluhan yang dialami,” tukasnya. (*/Fs)

Tag:

Baca Juga

Wako Solok Lantik Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM
Wako Solok Lantik Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM
Jalan nasional Lembah Anai kembali putus setelah diterjang arus banjir pada Jumat pagi 27 November 2025.
Bencana Galodo dan Longsor, Lembah Anai Jadi Alarm Kerentanan Infrastruktur Sumbar
Viral Kopdes Merah Putih di Ngarai Sianok, Dandim Klaim Aman Banjir
Viral Kopdes Merah Putih di Ngarai Sianok, Dandim Klaim Aman Banjir
Gubernur Serahkan Rancangan APBD 2027 ke DPRD Sumbar, Pendapatan Diproyeksikan Rp5,77 Triliun
Gubernur Serahkan Rancangan APBD 2027 ke DPRD Sumbar, Pendapatan Diproyeksikan Rp5,77 Triliun
Pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana banjir di Kelurahan Balai Gadang mulai dikerjakan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi.
523 Unit Kebutuhan Huntap di Padang, 183 Unit dari Kementerian PKP Dibangun Agustus
Walhi Sumbar memberikan rapor merah kepada mantan Kapolda Sumbar sebelumnya, Irjen Pol. Gatot lantaran tidak tegas memberantas tambang ilegal
Walhi Beri Eks Kapolda Gatot Rapor Merah: Tambang Ilegal di Sumbar Kian Subur