Langgam.id – Bantuan rendang dari Sumatera Barat (Sumbar) untuk korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah mencapai 1,6 ton hingga Kamis (20/8/2026). Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena proses pengumpulan bantuan masih berlangsung.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar Ilham Wahab mengatakan, jumlah rendang yang terkumpul telah melampaui target awal yang ditetapkan sebanyak 1,5 ton.
“Target kita sebenarnya satu ton, tapi sampai angka sekarang sudah 1,6 ton lebih,” kata Ilham, Kamis (20/8/2026).
Menurutnya, bantuan tersebut berasal dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), dunia usaha dan berbagai pihak lainnya yang turut menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat NTT yang terdampak gempa.
Ilham mengatakan, jumlah bantuan masih mungkin bertambah seiring masih dibukanya proses pengumpulan rendang.
Sementara itu, panitia mulai melakukan pengemasan ulang terhadap rendang yang telah terkumpul. Bantuan yang datang dengan beragam bentuk dan ukuran kemasan diseragamkan ke dalam kardus dengan berat yang sama.
“Rendang kan bermacam ukuran dan pengemasan yang sampai di BPBD. Kita kemas supaya mudah nanti dalam mendistribusikan di lokasi bencana,” ujarnya.
Penyamaan ukuran dan berat setiap kardus juga dilakukan untuk memudahkan proses pengiriman bantuan melalui jalur udara.
“Supaya ukuran kardus dan berat per kardus sama, sehingga mudah dikirim dengan pesawat dan juga mudah disalurkan,” kata Ilham.
Pemprov Sumbar menargetkan bantuan tersebut sudah tiba di NTT sebelum 24 Agustus 2026. Rendang rencananya dikirim terlebih dahulu menuju Labuan Bajo sebelum disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana.
Ilham mengatakan, penyerahan bantuan secara langsung kepada masyarakat terdampak direncanakan dilakukan oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah pada 25 atau 26 Agustus 2026.
“Penyerahan bantuan rencana secara langsung dibagikan oleh Gubernur Sumbar di NTT pada 25 atau 26 Agustus 2026,” ujarnya.
Dengan jumlah yang telah mencapai 1,6 ton dan proses pengumpulan yang masih berjalan, Pemprov Sumbar berharap bantuan rendang tersebut dapat semakin banyak sehingga manfaat yang diberikan kepada masyarakat terdampak gempa NTT juga semakin luas. (HER)



![Kepala Bapenda Sumbar, Syefdinon dan jajarannya menyerahkan bantuan bencana ke Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok, Jumat (12/12/2025). (FOTO: Istimewa]](https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2025/12/kekkeke.jpg?resize=200%2C150&ssl=1)


