Bansos Covid-19 Pemko Padang Rp600 Ribu, Ditransfer ke Kelurahan Rabu 13 Mei

BLT Corona Padang, bansos tunai

Ilustrasi - bantuan sosial covid-19. (Foto: Mohamad Trilaksono/pixabay.com)

Langgam.id – Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Pemerintah Kota Padang segera dicarikan kepada masyarakat yang terdampak covid-19. Hal ini setelah data penerima telah dinyatakan rampung sebanyak 74.126 kepala keluarga (KK).

Setiap kepala keluarga mendapatkan uang tunai sebesar Rp600 ribu. Dinas Sosial Kota Padang menargetkan pada Rabu (13/5/2020), dana yang akan dibagikan kepada masyarakat terdampak telah ditransfer ke 104 kelurahan.

“SK sudah selesai, sudah dimasukkan ke keuangan. Mungkin dalam minggu besok cair, bisa hari Rabu selesai. Saya drop ke kelurahan, nanti terserah kelurahan membagi apakah langsung hari itu juga,” kata Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Afriadi dihubungi langgam.id, Minggu (10/5/2020).

Ia menyebutkan dari kelurahan nantinya bantuan itu diserahkan kepada RT setempat, kemudian diteruskan ke masyarakat. Dalam hal ini, Pemerintah Kota Padang sengaja tidak mengunakan jasa PT Pos seperti yang dilakukan pencairan BLT Provinsi Sumbar.

“Kami Pemerintah Kota memiliki kebijakan masing-masing, kenapa ikuti mereka. Kita ada alasan, karena RT yang mendata, maka RT yang membagi langsung karena tahu alamat penerima,” katanya.

Afriadi mengatakan BLT sebesar Rp600 Ribu ini merupakan bantuan untuk bulan April. Dana diambil dari Anggaran Pendapat Belanja Daerah (APBD) Kota Padang sebesar Rp44 miliar lebih.

“Kami cairkan Rp600 ribu ini untuk bulan April saja. Selanjutnya untuk bulan berikutnya kami tidak tahu, apakah masih ada uang Pemerintah Kota Padang. Yang jelas satu bulan ini dibayarkan dulu, bagaimana nanti selanjutnya dilihat aja,” katanya.

Afriadi mengatakan untuk bantuan dari Kementerian Sosial, pihaknya telah menyerahkan data warga Padang yang berhak mendapatkan sebanyak 28.594 kepala keluarga. Masing-masing kepala keluarga mendapatkan bantuan Rp1,2 juta.

Sementara data penerima BLT dari Pemerintah Provinsi Sumbar yang diserahkan, sebanyak 13.415 kepala keluarga. Menurutnya, bantuan dari Kemensos dan Pemerintah Provinsi Sumbar ini sudah berjalan.

Afriadi mengatakan selain BLT Rp600 ribu, Pemerintah Kota Padang mengklaim telah banyak memberikan bantuan non tunai kepada masyarakat yang terdampak. Bahkan pada Senin (11/5/2020), akan dibagikan bantuan sembako dari Lembaga Amil Zakat berupa beras.

“Dalam Lembaga Ambil Zakat ini ada 10 perkumpulan. Kami mendata warga berhak mendapatkan ini sekitar 14 ribu kepala keluarga, masing-masing mendapatkan 10 kilogram beras,” tuturnya. (Irwanda/ICA)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre