Banjir Lahar Dingin Tutup Badan Jalan, Jalur Padang Panjang-Bukittinggi Tak Bisa Dilewati

Jalur Padang Panjang-Bukittinggi tidak bisa dilewati kendaraan akibat banjir lahar dingin yang terjadi di Aia Angek, Kecamatan X Koto,

Banjir lahar dingin di Aia Angke, Kecamatan X Koto, Tanah Datar. [foto: Polres Padang Panjang]

Langgam.id - Jalur Padang Panjang-Bukittinggi tidak bisa dilewati kendaraan akibat banjir lahar dingin yang terjadi di Aia Angek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar pada Jumat (5/4/2024).

Informasi ini dibagikan Polres Padang Panjang melalui akun Instragramnya, @polres_padang_panjang.

"Melaporkan situasi terkini di Aia Angek, Kecamatan X Koto. Terjadi banjir lahar dingin dan menutup jalur Padang Panjang-Bukittinggi, sehingga tidak bisa untuk dilewati oleh kendaraan," tulis Polres Padang Panjang.

Selain itu, personel Satlantas Polres Padang Panjang, Brigadir Hary Eko mengatakan bahwa untuk di Aia Angek X Koto tidak dapat dilewati karena adanya banjir lahar dingin.

"Kami imbau kepada pengemudi harap mencari jalan alternatif yang dari arah Bukittinggi maupun dari arah Padang Panjang," beber Hary. (*/yki)

Baca Juga

Pemkab Tanah Datar mengusulkan pembangunan delapan sabo dam untuk mengantisipasi bencana banjir bandang kepada BNPB
Atasi Banjir Lahar Dingin, Pemkab Tanah Datar Usulkan Pembangunan 8 Sabo Dam ke BNPB
Korban Terakhir di Agam Ditemukan, Total Korban Meninggal Galodo Sumbar Jadi 62 Orang
Korban Terakhir di Agam Ditemukan, Total Korban Meninggal Galodo Sumbar Jadi 62 Orang
Ribuan Komix Herbal untuk Korban Banjir Lahar Dingin dan Longsor Sumbar
Ribuan Komix Herbal untuk Korban Banjir Lahar Dingin dan Longsor Sumbar
Banjir Lahar Dingin Agam: 141 Ternak Terdampak
Banjir Lahar Dingin Agam: 141 Ternak Terdampak
3 Ton NaCl Disebar di Langit Kota Padang pada TMC Hari Keempat
3 Ton NaCl Disebar di Langit Kota Padang pada TMC Hari Keempat
Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar menyebutkan ada sebanyak delapan titik longsoran badan jalan (terban) akibat scoring .
13 Korban di Kawasan Tanah Datar yang Masih Hilang akan Terus Dicari