APBD Perubahan Kota Padang, Pendapatan Berkurang Jadi Rp2,52 Triliun

APBD Perubahan Kota Padang, Pendapatan Berkurang Jadi Rp2,52 Triliun

Pj Wako Padang menyerahkan nota pengantar APBD Perubahan ke Ketua DPRD Padang. (Foto: Prokopim Padang)

Langgam.id – Penjabat (Pj) Wali Kota Padang Andree Algamar menyampaikan Nota Pengantar Wali Kota Padang terhadap Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Kota Padang Tahun Anggaran (TA) 2024 ke DPRD Kota Padang.

Nota Pengantar Rancangan Perubahan KUA-PPAS ini, disampaikan Pj Wako dalam Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kota Padang Syafrial Kani di Gedung DPRD Kota Padang, Senin (5/8/2024).

Pj Wako mengatakan, penyusunan Perubahan KUA-PPAS merupakan suatu hal yang penting sebagai rangkaian proses dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan yang akan dijadikan pedoman dalam penyusunan Rancangan Perubahan APBD Kota Padang TA 2024.

“Rancangan Perubahan KUA dan PPAS TA 2024 ini harus memiliki keselarasan dengan prioritas pembangunan perencanaan nasional. Begitu pula terhadap prioritas perencanaan pembangunan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) yang dikaitkan dengan kebijakan pembangunan Kota Padang tahun 2024,” katanya.

Andree menyebut, tahun 2024 ini memiliki dimensi dan arti yang sangat penting bagi Kota Padang karena merupakan tahun terakhir bagi Kota Padang melaksanakan pembangunan sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2019-2024.

“Mengacu pada perubahan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) tahun 2024, penekanan program prioritas Kota Padang tetap mempedomani 9 program prioritas pembangunan daerah. Diantaranya untuk peningkatan kualitas sistem pendidikan, infrastruktur, penataan ruang dan pembangunan kawasan permukiman serta pembangunan ekonomi inklusif, optimalisasi mitigasi bencana dan lainnya,” sebutnya.

Lebih lanjut Pj Wako Padang memaparkan, pada Perubahan KUA dan PPAS APBD Kota Padang TA 2024, terdiri dari kebijakan pendapatan daerah, kebijakan belanja daerah dan kebijakan pembiayaan daerah.

Penyesuaian pendapatan daerah pada Perubahan PPAS tahun 2024 tetap meliputi pendapatan asli daerah (PAD), pendapatan transfer dan lain-lain pendapatan daerah yang sah.

“Untuk PAD Kota Padang, dari target semula sebesar Rp706,8 miliar dianggarkan tetap pada Perubahan KUA-PPAS TA 2024. Pendapatan transfer yang semula lebih dari Rp1,819 triliun, disesuaikan menjadi Rp1,81 triliun sehingga berkurang sebesar Rp9,1 miliar atau 0,5 persen.” Jelasnya.

“Sedangkan untuk lain-lain pendapatan daerah yang sah, masih tetap sama dengan target semula sebesar Rp3,7 miliar. Secara total pendapatan daerah berkurang sebesar Rp9,1 miliar atau 0,36 persen. Dari semula Rp2,53 triliun menjadi Rp2,52 triliun,” ulas Pj Wako.

Ketua DPRD Kota Padang Syafrial Kani menyampaikan, Rancangan Perubahan KUA PPAS APBD Kota Padang TA 2024 akan dibahas dan diproses bersama Pemko Padang sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Paripurna ini juga diikuti para Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kota Padang, serta Pj Sekda Kota Padang Yosefriawan bersama sejumlah pimpinan OPD di lingkup Pemko Padang. (*/Fs)

Baca Juga

Kepala UPTD Laboratorium Lingkungan Hidup Dinas Perkim LH Padang Panjang, Jeff Raymoon mengatakan bahwa saat ini kabut asap di Padang Panjang
Terkesan Lambat, DPRD Soroti Kebijakan PJJ di Kota Padang
Pemko Padang Matangkan Penataan PKL di Kawasan Batang Arau
Pemko Padang Matangkan Penataan PKL di Kawasan Batang Arau
Kawasan Padang Teater Pasar Raya, Rabu (16/9/2026)/ Foto: Langgam/Fajar
Jadi Pusat Kuliner, Retribusi Kios di Padang Teater Rp110 – Rp125 Ribu per Bulan
Cegah Kekerasan Anak, Pengurus Panti Asuhan di Padang Dibekali Psikoedukasi
Cegah Kekerasan Anak, Pengurus Panti Asuhan di Padang Dibekali Psikoedukasi
PRA 2026: RT Mantan Juara Kian Termotivasi Berinovasi
PRA 2026: RT Mantan Juara Kian Termotivasi Berinovasi
Padang Rancak Award 2026, 326 RT Bersaing Tampilkan Lingkungan Terbaik
Padang Rancak Award 2026, 326 RT Bersaing Tampilkan Lingkungan Terbaik