Angka Kematian Pasien Covid-19 di Sumbar Masuk 4 Besar Nasional

koordinasi posko

Jubir Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito. (Dok. Satgas Covid-19)

Langgam.id – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 melaporkan, kasus kematian di Indonesia naik 3 persen dari pekan sebelumnya. Satgas menyorot lima provinsi dengan kenaikan kasus tertinggi, termasuk Sumatra Barat (Sumbar).

Kasus kematian di Sumbar bertambah sebanyak 17 kasus pada pekan ini. Pada pekan sebelumnya, total kasus kematian mingguan di Sumbar adalah 13 kasus. Namun pekan ini, kasus kematian di Sumbar melonjak ke angka 30 kasus. Jumlah tersebut merupakan tertinggi ke empat nasional, setelah Jawa Tengah, Jawa Timur dan DKI Jakarta.

“Terdapat lima provinsi yang menyumbangkan angka kematian tertinggi per tanggal 20 desember 2020. Jateng naik 35, Jatim naik 35, DKI Jakarta naik 21, Sumbar naik 17, dan Lampung naik 10,” ujar Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, dalam keterangan pers yang ditayangkan oleh akun YouTube Sekretariat Presiden (22/12/2020).

Baca juga: Satu Orang ASN di Kota Solok Meninggal Dunia Akibat Covid-19

Menurut Wiku, kenaikan kasus kematian tersebut disebabkan oleh penanganan di fasilitas kesehatan yang belum memenuhi standar. Hal itu membuat pasien tidak bisa ditangani dengan cepat dan efektif sehingga menimbulkan korban jiwa.

“Pastikan penanganan yang diberikan sesuai dengan standar kesehatan, lakukan pelayanan yang maksimal,” ucapnya.

Oleh karena itu, Wiku berpesan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan 3M. Ia juga meminta agar pemerintah daerah dapat mengevaluasi penanganan pasien dengan baik dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat bila terdapat kendala.

“Saya meminta kepada provinsi yang saya sebutkan untuk segera mengevaluasi penanganan pasien covid-19 di pelayanan fasilitas kesehatannya. Satu nyawa yang hilang, sangat berharga,” pesan Wiku. (Fath/ABW)

Baca Juga

Pakar Hukum Tegaskan Pelaku VCS Bupati Limapuluh Kota Tak Bisa Restorative Justice Meski Dimaafkan
Pakar Hukum Tegaskan Pelaku VCS Bupati Limapuluh Kota Tak Bisa Restorative Justice Meski Dimaafkan
Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Safni Editan, Pakar Hukum: Harus Uji Digital Forensik, Tak Bisa Pengakuan Pelaku Saja
Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Safni Editan, Pakar Hukum: Harus Uji Digital Forensik, Tak Bisa Pengakuan Pelaku Saja
Pembuat Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Ternyata Narapidana di Jambi, Polisi Malah Upayakan RJ
Pembuat Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Ternyata Narapidana di Jambi, Polisi Malah Upayakan RJ
Tanpa Libatkan Pakar, Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Safni Hasil Editan
Tanpa Libatkan Pakar, Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Safni Hasil Editan
Djangan sekali-kali meninggalkan sedjarah! Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sedjarahnya sendiri. Dari sedjarah
Gala Adat dan Pertaruhan Marwah
Profil Riki Chandra, Alumni Komunikasi Penyiaran Islam UIN IB yang Jadi Anggota KPID Sumbar
Profil Riki Chandra, Alumni Komunikasi Penyiaran Islam UIN IB yang Jadi Anggota KPID Sumbar