Andre Rosiade Minta BNI Bantu Sarana Pengelolaan Sampah di Sumbar

Anggota Komisi VI DPR Andre Rosiade mendorong Kementerian BUMN mendata para direksi maupun komisaris yang ikut menjadi timses capres.

Anggota DPR RI, Andre Rosiade [Foto: Dok. Andre Rosiade]

Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Permintaan sarana pengelolaan itu telah disampaikan Andre Rosiade ke BNI sejak Desember 2021.

Langgam.id – Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Andre Rosaide meminta Bank Negara Indonesia (BNI) membantu pengelolaan sampah di Sumatera Barat (Sumbar) khususnya di Tanah Datar.

Bahkan, Andre telah menemui Direktur Layanan dan Jaringan PT. BNI Tbk, Ronny Venir di Jakarta, Rabu (13/12/2021).

“Saya menemui pimpinan BNI dalam rangka menyampaikan aspirasi masyarakat Sumbar, khususnya Bupati Tanah Datar terkait permohonan partisipasi Corporate Social Responsibility (CSR) Bank BNI untuk penyediaan sarana pengelolaan sampah,” ujar Andre, Jumat (14/1/2022).

Menurut Andre, kebutuhan sarana pengelolaan sampah di Sumbar itu meliputi, sarana pengumpulan sampah (becak motor) dan Tempat Penampungan Sementara (TPS) dalam bentuk kontainer dan tempat sampah terpilah.

Dengan demikian, lanjut Andre, terpenuhinya sarana pengelolaan sampah di kabupaten dan kota di Sumbar, juga dapat memenuhi target Perpres 97/2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional (Jakstranas) terkait pengelolaan sampah hingga 100 persen pada 2025 yang terdiri dari pengurangan sampah sebesar 30 persen dan penanganan sampah sebesar 70 persen.

Hasil pertemuan bersama direksi BNI itu, sebut Andre, maka dijadwalkan pertemuan BNI dan Bupati Tanah Datar kemarin, Jumat (14/1/2022).

“Alhamdulillah, saya mendapat informasi dari Ibu Hermita, SVP Optimalisasi Bank BNI, bahwa pihaknya sudah mengagendakan pertemuan dengan Bupati Tanah Datar. Selanjutnya, BNI akan turun langsung ke beberapa kabupaten dan kota di Sumnar untuk memberikan bantuan awal terkait CSR untuk pengelolaan sampah di daerah,” papar Andre.

Andre menambahkan, Pada Senin dan Selasa (17-18/1/2022) BNI berencana menyalurkan bantuan sarana pengelolaan sampah di sejumlah kabupaten dan kota di Sumbar.

Di antaranya, di Kota Padang, Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kota Payakumbuh, dan Sawahlunto.

Baca juga: Andre Rosiade Apresiasi Langkah Wako Bukittinggi Gratiskan Iuran SMA

“Pada jadwal itu, saya tak dapat hadir, ada agenda lain. Saya harap, pertemuan dapat berjalan lancar dan bantuan awal ini dapat berguna untuk mewujudkan lingkungan yang lebih baik,” kata Andre.

Dapatkan update berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

7 Nagari di Tanah Datar Terima Program Padat Karya Kebencanaan dari Kemenaker
7 Nagari di Tanah Datar Terima Program Padat Karya Kebencanaan dari Kemenaker
Pemkab Tanah Datar Sebut Progres Proyek Sabo Dam Sungai Jambu Capai 12 Persen
Pemkab Tanah Datar Sebut Progres Proyek Sabo Dam Sungai Jambu Capai 12 Persen
TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kondisi Terkini Korban Selamat Keracunan Asap Genset Saat Listrik Padam di Tanah Datar 
Polisi saat mendatangi lokasi kejadian tiga remaja di Nagari Pandai Sikek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, diduga menjadi korban keracunan asap genset. (Dok. Polisi)
7 Fakta Kematian Tragis Dua Pelajar di Tanah Datar, Diduga Keracunan Asap Genset Saat Mati Listrik Massal
Ilustrasi jenazah. (Dok. Langgam.id)
Petaka Asap Genset di Tanah Datar Saat Mati Listrik Massal, Dua Pelajar Meninggal Beda Sekolah
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar