Langgam.id – Semen Padang FC mulai mematangkan persiapan menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. Selain menyusun kerangka tim untuk target promosi, manajemen Kabau Sirah juga tengah menentukan stadion yang akan dijadikan home bae atau markas sementara selama kompetisi berlangsung.
Dua stadion di wilayah Jabodetabek kini masuk dalam radar manajemen, yakni Stadion Benteng Tangerang dan Stadion Patriot Bekasi. Opsi tersebut muncul seiring rencana renovasi Stadion Haji Agus Salim Padang yang selama ini menjadi kandang utama Semen Padang FC.
Komisaris Semen Padang FC, Braditi Moulevey mengatakan, sejumlah stadion di Sumbar sejatinya sempat menjadi pertimbangan. Salah satu, Stadion Utama Sumbar di Kabupaten Padang Pariaman.
Namun, stadion tersebut masih membutuhkan sejumlah pembenahan, terutama terkait akses menuju lokasi stadion.
“Kalau stadion di Sumbar, terutama Stadion Utama Sumbar, masih ada beberapa hal yang perlu dibenahi. Salah satunya akses menuju stadion yang masih menjadi perhatian,” ujar Braditi dihubungi Langgam.id, Minggu (31/5/2026).
Tak hanya faktor infrastruktur, kata Braditi, pertimbangan efisiensi biaya juga menjadi alasan kuat manajemen melirik stadion di Jabodetabek.
Pasalnya, mayoritas pertandingan Liga 2 diperkirakan berlangsung di Pulau Jawa sehingga dinilai lebih menguntungkan dari sisi mobilitas tim dan pengeluaran operasional.
“Kalau di Jabodetabek lebih hemat biaya. Sebagian besar pertandingan juga berlangsung di Pulau Jawa,” kata dia.
Braditi menegaskan, hingga kini manajemen belum mengambil keputusan final terkait stadion kandang yang akan digunakan musim depan. Seluruh opsi masih dalam tahap evaluasi sebelum diputuskan secara resmi.
“Masih kami kaji. Yang pasti kami mencari stadion yang paling sesuai dengan kebutuhan tim dan kemampuan anggaran klub,” jelasnya. (WAN)




