Aksi Heroik Driver Ojol Selamatkan Pria Panjat Jembatan Andalas Diapresiasi Gojek

Driver Gojek di Padang yang selamatkan pria panjat jembatan andalas

GoJek berikan penghargaan kepada driver ojol yang menyelamatkan pria panjat jembatan Andalas, Padang. (Foto: Dok. GoJek)

Langgam.id – Aksi heroik seorang driver Ojek Online (Ojol) yang menyelamatkan seorang pria memanjat ke atas Jembatan Andalas, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar), Sabtu (15/2/2020) diapresiasi GoJek.

Diketahui, driver ojok itu bernama Rafi Septian. Ia dengan beraninya memanjat salah satu sisi jembatan untuk menyelamatkan pria yang diduga stres dan memanjat ke atas jembatan tersebut.

Sebelumnya, video amatir aksi Rafi selamatkan pria yang tidak diketahui namanya itu di atas jembatan sempat beredar di media sosial. Tampak driver ojek online berusia 24 tahun ini menaiki jembatan.

Baca juga : Membuat Heboh, Seorang Pemuda Panjat Jembatan Andalas Padang

Kemudian, Rafi berdiri di belakang pria itu, hingga akhirnya pria yang mengenakan baju putih dengan celana jeans pendek warna abu-abu itu berhasil dibujuk Rafi untuk turun dari atas jembatan.

Dari video yang beredar, aksi Rafi diapresiasi masyarakat yang melihat adegan menegangkan itu. Usai pria tersebut berhasil turun, masyarakat pun bersorak ‘hidup gojek’ dan bertepuk tangan.

Lalu, pihak Gojek yang megetahui aksi driver ojol itu memberikan penghargaan. Rafi diundang ke Aula PT Telkom Padang bersama 300 mitra GoJek lainnya, Minggu (16/2/2020).

Penghargaan atas aksi heroik yang dilakukan Rafi, diserahkan langsung oleh Manajemen Gojek Padang yang diwakili oleh District Operations Manager Gojek Padang Pekanbaru, Septian Dwijayanto.

“Kami bangga atas inisiatif positif yang dilakukan oleh Rafi. Kami berharap tindakannya menjadi inspirasi bagi para mitra dan masyarakat untuk selalu peduli kepada sesama yang membutuhkan pertolongan,” ujar Septian saat menyerahkan tanda apresiasi kepada Rafi.

Rafi diketahui telah bergabung sebagai mitra Gojek Padang sejak 2018. Ia pun tidak menyangka dan terharu dengan perhatian manajemen Gojek tersebut.

“Kemarin saya terdorong saja untuk membantu tanpa mengharapkan apa-apa. Jadi waktu diundang datang hari ini, dan lalu dikasih penghargaan, saya kaget dan terharu,” ujar Rafi.

Diberitakan sebelumnya, seorang pria yang mengenakan baju putih dengan celana jeans pendek warna abu-abu yang diduga stres memanjat ke atas Jembatan Andalas, yaitu jembatan penghubung antara Jalan Raya Andalas dan Simpang Haru, Kota Padang.

Baca juga : Pria Panjat Jembatan Andalas Akhirnya Turun Dibantu Driver Ojol

Awalnya, pria itu sudah turun dan ditunggu oleh pihak kepolisian di bawah. Namun, ia naik lagi. Lalu, datanglah Rafi mencoba membujuk pria itu untuk turun dan berhasil.

Keterangan warga setempat, Dedi (38) menyebutkan, pria yang naik ke atas jembatan itu sudah turun, dibantu driver ojol dan petugas kepolisian sekitar pukul 10.00 WIB, Sabtu (15/2/2020) kemarin.

“Dia sudah turun, dibantu oleh seorang sopir gojek yang kebetulan melintas di lokasi,” ujarnya. (*/Irwanda/Rahmadi/ZE)

Baca Juga

KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Kasubag Umum Politeknik Negeri Padang (PNP), Fajri Arianto, memberikan keterangan kasus kematian seorang mahasiswa PNP. (Langgam.id/ Irwanda S)
Mahasiswa PNP Diduga Bunuh Diri di Kos Disebut Tertutup, Pihak Kampus: Seminggu Tak Bisa Dihubungi!
Geger Mahasiswa di Padang Meninggal di Kamar Kos, Diduga Bunuh Diri dan Tubuh Menghitam
Geger Mahasiswa di Padang Meninggal di Kamar Kos, Diduga Bunuh Diri dan Tubuh Menghitam