Langgam.id — Sungai Aek Nabirong di Silaping, Kecamatan Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat, siap menjadi arena adu nyali para atlet arung jeram pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026.
Kesiapan sungai tersebut ditinjau Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Sumatera Barat melalui asesmen teknis di kawasan Desa Peridon atau Peridon Siap Maju, Rabu (30/9/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi sungai dan lintasan memenuhi persyaratan pertandingan, sekaligus memastikan aspek keselamatan atlet, akses menuju venue serta kebutuhan teknis penyelenggaraan.
Tim FAJI Sumbar memeriksa karakter arus dan jeram, kondisi bebatuan, kedalaman dan lebar sungai. Selain itu, titik penyelamatan (rescue), akses tim medis dan sejumlah kebutuhan teknis pertandingan juga menjadi perhatian.
Ketua Umum FAJI Sumbar, Rio Handevis, mengatakan asesmen lapangan penting dilakukan untuk memastikan venue yang digunakan dalam Porprov memenuhi standar teknis dan keselamatan.
“Asesmen ini kita lakukan untuk memastikan kondisi sungai dan lintasan pertandingan memenuhi aspek teknis, keamanan, keselamatan atlet, serta kebutuhan penyelenggaraan pertandingan arung jeram Porprov Sumatera Barat,” ujar Rio.
Cabor arung jeram Porprov Sumbar 2026 diikuti 10 Pengcab FAJI kabupaten/kota. Mereka berasal dari Solok, Agam, Sijunjung, Pasaman Barat, Padang, Payakumbuh, Pasaman, Sawahlunto, Lima Puluh Kota dan Padang Pariaman.
Pertandingan dijadwalkan berlangsung pada 3-7 Oktober 2026. Ada empat nomor yang dipertandingkan, yakni sprint, head to head, slalom dan down river race (DRR).
Seluruh nomor tersebut mempertandingkan kategori putra dan putri untuk tim R4 dan R6.
Rio mengatakan kesiapan venue, lintasan, perangkat pertandingan hingga sistem keselamatan menjadi perhatian FAJI Sumbar agar seluruh kontingen dapat bertanding dalam kondisi yang terukur dan aman.
Menurutnya, karakter Sungai Aek Nabirong dengan kombinasi arus, jeram dan bebatuan akan menjadi tantangan tersendiri bagi para atlet.
Kemampuan teknik, ketepatan membaca karakter sungai serta kekompakan tim akan diuji dalam setiap lintasan yang dilalui.
Selain aspek pertandingan, FAJI Sumbar juga memastikan pelaksanaan Porprov tetap memperhatikan keselamatan dan kelestarian lingkungan sungai.
Kehadiran pertandingan arung jeram Porprov Sumbar di kawasan Peridon diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga memperkenalkan potensi alam Kabupaten Pasaman Barat kepada masyarakat luas. (HER)





