Ada 121 Titik Kekeringan di Padang, Pemko Susun Rencana Aksi

Pj Sekda Padang, Raju Minropa mengatakan bahwa bencana yang melanda Kota Padang pada November dan Desember lalu membuat terjadinya

Pj Sekda Padang, Raju MInropa saat launching dan penanaman perdana "Sejuta Pohon untuk Sumbar 2026" yang digagas Rumah Aktivis Sejahtera di Pemandian Jembatan Sitapuang, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah. [foto: Diskominfo Padang]

Langgam.id – Penjabat (Pj) Sekda Padang, Raju Minropa mengatakan bahwa bencana yang melanda Kota Padang pada November dan Desember lalu membuat terjadinya pergeseran aliran sungai. Hal ini menyebabkan jaringan irigasi terputus dan cadangan air tanah menurun drastis.

Raju menjelaskan bahwa data pemerintah menunjukkan terdapat 121 titik kekeringan yang tersebar di Kota Padang. Daerah dengan dampak terparah berada di wilayah Kecamatan Kuranji.

Ia menyebutkan bahwa sekitar 80 persen masyarakat di daerah tersebut tidak terjangkau layanan PDAM dan selama ini hanya bergantung pada sumur gali.

“Sungai-sungai berpindah daerah alirannya sehingga jaringan irigasi terputus. Hal ini mengakibatkan sumur-sumur masyarakat kering. Saat ini fokus kita adalah memastikan kebutuhan air warga kembali terpenuhi,” ucap Raju saat launching dan penanaman perdana “Sejuta Pohon untuk Sumbar 2026” yang digagas Rumah Aktivis Sejahtera di Pemandian Jembatan Sitapuang, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kamis (22/1/2026).

Untuk mengatasi masalah tersebut, terang Raju, Pemko Padang telah menyusun rencana aksi yang terbagi dalam dua tahap.

Yaitu distribusi air bersih melalui BPBD Kota Padang bersama BPBD Provinsi dan PMI yang terus mengoperasikan mobil tangki untuk menyuplai air bersih langsung ke pemukiman warga di 121 titik terdampak.

Untuk solusi permanen, kata Raju, mulai Sabtu ini, pemerintah bekerja sama dengan Balai Pembangunan Kawasan Permukiman Sumbar akan membangun sumur bor di lima lokasi prioritas sebagai sumber air baru bagi warga non-PDAM.

Selain itu, ungkap Raju, gerakan penanaman satu juta pohon yang berkolaborasi dengan Yayasan Rumah Aktivis Sejahtera diharapkan mampu mengembalikan fungsi resapan air di hulu.

Kemudian, melalui Dinas Pertanian yang juga membidangi urusan kehutanan, Pemko Padang berkomitmen mengawal pertumbuhan pohon-pohon ini demi ketahanan ekologi jangka panjang

Menurut Raju, penghijauan kembali kawasan hutan dan hulu sungai merupakan solusi mutlak untuk memperbaiki siklus air. (*)

Baca Juga

Wako Fadly Amran Dukung Konker PDPI di Padang
Wako Fadly Amran Dukung Konker PDPI di Padang
Dorong Budaya Hidup Sehat, Pemko Padang Serahkan Sertifikat UKS kepada 13 Sekolah
Dorong Budaya Hidup Sehat, Pemko Padang Serahkan Sertifikat UKS kepada 13 Sekolah
BLT Corona Padang, bansos tunai
Triwulan I 2026, Pemko Padang Catat Anggaran Bantuan Sosial dari Pusat Capai Rp65,9 Miliar
Hadir di Ubud Food Festival, Ray Janson: Padang Berpeluang Jadi Kota Gastronomi Dunia
Hadir di Ubud Food Festival, Ray Janson: Padang Berpeluang Jadi Kota Gastronomi Dunia
Permudah Urus Dokumen, Disdukcapil Padang Dorong Masyarakat Aktifkan IKD
Permudah Urus Dokumen, Disdukcapil Padang Dorong Masyarakat Aktifkan IKD
Pemko Padang Catat Hewan Kurban Idul Adha 1447 H Mencapai 9.801 Ekor
Pemko Padang Catat Hewan Kurban Idul Adha 1447 H Mencapai 9.801 Ekor