Ada 1.525 Masjid dan Musala di Padang, Pemko Klaim Pengaturan Izin Secara Proporsional

Ada 1.525 Masjid dan Musala di Padang, Pemko Klaim Pengaturan Izin Secara Proporsional

Suasana Masjid Al Hakim di malam hari. (foto: Wista Yuki/langgam.id)

Langgam.id – Pemerintah Kota Padang menyatakan pertumbuhan jumlah rumah ibadah cukup pesat di daerah itu. Pemerintah setempat mengklaim sudah melakukan pengaturan pendirian rumah ibadah secara proporsional guna menjaga kerukunan antar umat beragama.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemko Padang, Jasman, menyampaikan bahwa saat ini terdapat 1.525 masjid dan musala, serta 34 tempat ibadah non-Muslim di Kota Padang.

“Setiap tahun terjadi penambahan tempat ibadah di Kota Padang, baik masjid, musala, maupun rumah ibadah lainnya,” ujar Jasman, dikutip dari Infopublik, Rabu (5/2/2025).

Dari 1.525 tempat ibadah Muslim, sebanyak 657 merupakan masjid dan 868 musala. Selain penambahan jumlah, terdapat pula peningkatan status dari musala menjadi masjid.

Pada tahun 2024, terdapat empat musala yang secara resmi berubah status menjadi masjid, dengan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Padang sebagai syarat utama.

“Untuk mendirikan musala, cukup dengan izin dari Kantor Urusan Agama (KUA) dan rekomendasi dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Namun, untuk mendirikan masjid, harus ada SK Wali Kota,” jelas Jasman.

Perubahan status dari musala menjadi masjid tidak hanya membutuhkan rekomendasi dari FKUB dan Kementerian Agama Kota Padang, tetapi juga persetujuan dari pengurus tempat ibadah sekitar serta dukungan dari jemaah.

Untuk pendirian rumah ibadah non-Muslim, juga berlaku aturan yang ketat. Selain persetujuan dari masyarakat sekitar, diperlukan persetujuan dari pengurus tempat ibadah lain di wilayah tersebut.

“Persyaratan mendirikan tempat ibadah, baik Muslim maupun non-Muslim, hampir sama. Namun, untuk rumah ibadah non-Muslim, perlu lebih memperhatikan kondisi lingkungan sekitar karena mayoritas penduduk Kota Padang adalah Muslim,” tambah Jasman.

Hingga saat ini, jumlah tempat ibadah non-Muslim di Kota Padang masih tetap sama, tanpa adanya peningkatan status.

Pemkot Padang berharap seluruh umat beragama tetap menjaga kerukunan dan menghormati aturan dalam mendirikan rumah ibadah, sehingga tercipta harmoni di tengah masyarakat. (*/Fs)

Baca Juga

Momen HJK Padang ke-357, Pemko Ingatkan PKL Kawasan Pantai Tertibkan Lapak dan Tak Naikkan Harga
Momen HJK Padang ke-357, Pemko Ingatkan PKL Kawasan Pantai Tertibkan Lapak dan Tak Naikkan Harga
Ombudsman RI Apresiasi Padang Command Center, Dinilai Layak Jadi Percontohan Nasional
Ombudsman RI Apresiasi Padang Command Center, Dinilai Layak Jadi Percontohan Nasional
Wali Kota Padang Dukung Penguatan Peran Bundo Kanduang IKTD Sumbar
Wali Kota Padang Dukung Penguatan Peran Bundo Kanduang IKTD Sumbar
Pemko Padang Bidik Kota Gastronomi UNESCO, Finalisasi Dossier Tuntas
Pemko Padang Bidik Kota Gastronomi UNESCO, Finalisasi Dossier Tuntas
Terima Audiensi SETARA Institute, Pemko Padang Tegaskan Komitmen Perkuat Keberagaman
Terima Audiensi SETARA Institute, Pemko Padang Tegaskan Komitmen Perkuat Keberagaman
Pemko Padang Bakal Rutinkan Pasar Murah, Digelar Bergilir di Seluruh Kecamatan
Pemko Padang Bakal Rutinkan Pasar Murah, Digelar Bergilir di Seluruh Kecamatan