Pesantren Ramadan di Padang Akan Terapkan Sistem Shift

pesantren ramadan, pesantren ramadan 2021

Kegiatan tausiyah di masjid. (Foto: amcnews.co.id)

Langgam.id – Pemerintah Kota Padang akan menggelar pesantren Ramadan selama 17 hari mulai dari 17 April-6 Mei 2021. Kegiatan ini akan dilaksanakan di masjid atau musala dengan menerapkan sistem shift.

“Kalau jumlah peserta terlalu banyak, kegiatan akan dibagi menjadi dua shift seperti yang diterapkan di sekolah,” kata Plh Kabag Kesra Kota Padang Zul Asfi Lubis, Jumat (19/3/2021).

Baca juga: Tahun Ini, Pemko Padang Kembali Gelar Pesantren Tatap Muka

Zul menjelaskan, jika shif A belajar tatap muka di masjid atau musala, maka shift B belajar secara daring demikian sebaliknya. Selain itu, pelaksanaan pesantren Ramadan di masjid atau musala tetap menerapkan protokol kesehatan ketat.

“Peserta wajib memakai masker, masing-masing peserta diatur duduk dengan jarak 1,5 meter,” ujarnya.

Pesantren Ramadan akan dimulai dari subuh hingga pukul 10.00 WIB untuk pelajar SMP. Sedangakn untuk siswa SD akan dimulai pukul 10.00-12.30 WIB.

Baca juga: Pesantren Ramadan di Padang Direncanakan Pakai Aplikasi Zoom

Zul menambahkan, untuk pelaksanaan kegiatan pesantren Ramadhan tersebut para guru TPQ atauTQA harus mengikuti Master of Trainer (MoT).

“Sebab mereka lah yang akan bertugas dalam penyelenggaraan, termasuk proses belajar mengajar pada Pesantren Ramadhan di masjid atau musala,” tuturnya.(*/Ela)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre