Brankas Berisi Uang Ratusan Juta Dicuri, Koperasi: Rencananya untuk Pembagian SHU

Brankas Berisi Uang Ratusan Juta Dicuri, Koperasi: Rencananya untuk Pembagian SHU

Maneger Koperasi Serba Usaha Dewantara Ranah Minang, Margono Okta.

Langgam.id – Brankas milik Koperasi Serba Usaha Dewantara Ranah Minang dicuri orang tidak dikenal. Uang ratusan juta dan sejumlah dokumen lainnya yang ada di dalam brankas raib.

Peristiwa pencurian ini diketahui terjadi pada Minggu (21/2/2021) sekitar pukul 06.04 WIB. Kemudian sehari setelah itu, barang bukti brankas dibuang dan ditemukan warga di Kecamatan Lubuk Kilangan, Padang.

Menurut Maneger Koperasi Serba Usaha Dewantara Ranah Minang, Margono Okta, total uang di dalam brankas sebanyak Rp256 juta. Sebagian uang ini rencananya akan dibagikan kepada anggota koperasi.

“Rp130 juta rencananya untuk pembagian SHU (sisa hasil usaha) koperasi. Kan keuntungan koperasi, ada sistem bagi hasil setiap tahun,” kata Margono ditemui langgam.id, Selasa (23/2/2021).

Baca juga: Kronologi Pencurian Brankas Berisi Uang Ratusan Juta Milik Koperasi di Padang

Selain uang tunai, kata dia, juga terdapat empat BPKB sepeda motor dan satu BPBK mobil. Begitupun seluruh ijazah karyawan dan izin akte notaris koperasi.

Margono menduga para pelaku membawa brankas dari ruangnya ke luar dengan cara didorong. Sebab brankas tersebut memiliki berat sekitar 300 kilogram.

“Bisa dipastikan dari ruangan ini didorong, karena ada keramik pecah juga. Didorong sampai di luar,” jelasnya.

Dari rekaman CCTV tampak pelaku mengunakan minibus Avanza berwarna hitam. Minibus ini sengaja di parkir di halaman koperasi dengan posisi pintu belakang mobil di depan pintu.

Namun CCTV yang ada di Koperasi Serba Usaha Dewantara Ranah Minang ternyata tidak berfungsi. Sehingga rekaman pelaku beraksi hanya ada saat menaikkan brankas ke dalam mobil.

“Di dalam enggak kelihatan, memang sengaja mobil dimundurkan ke depan pintu. Pas brankas udah keluar, tiga orang mendorong brankas. Baru satu lagi turun mobil membantu,” ujarnya. (Irwanda/ABW)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre