Dibangun Sejak 2010, Jembatan Kuranji Padang Akhirnya Diresmikan Gubernur

Dibangun Sejak 2010, Jembatan Kuranji Padang Akhirnya Diresmikan Gubernur

Jembatan Kuranji Padang. (foto: Rahmadi/langgam.id)

Langgam.id – Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Irwan Prayitno meresmikan Jalan Penghubung dan Jembatan Kuranji di Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Selasa (9/2/2021). Pembangunan jembatan yang diresmikan itu menghabiskan dana hingga Rp.50,3 miliar.

Peresmian itu ditandai dengan penandatanganan prasasti dan menggunting pita sebagai tanda dibuka bagi pengguna jalan.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan dirinya bersyukur dengan Jembatan Kuranji yang memiliki bentang panjang 160 meter dan Jalan Penghubung seluas 684 meter yang. Pembangunan memakan waktu hampir sebelas tahun, sejak dimulai pembangunan pada tahun 2010 lalu.

“Diawali dengan melakukan proses pembebasan lahan pada tahun 2014 dilakukan pembangunan pilar jembatan, setelah itu sampai tahun 2020 masih dalam proses pembebasan lahan dan penggantian bangunan sebesar 11,2 miliar, dan jalan penghubung seluas 684 meter dengan biaya Rp39 miliar,” ujarnya.

Ia mengatakan total biaya pembebasan lahan dan pekerjaan fisik hampir sebesar Rp50,3 miliar. Ia berharap semua pihak melakukan pengawasan terhadap jembatan agar tidak ada yang mengambil pasir bisa yang mengakibatkan hancurnya jembatan.

“Karena Ninik mamak lah beserta tokoh masyarakat yang paling efektif mengawasi agar jembatan bisa terawat untuk kedepan serta dapat dipakai dan dilewati oleh masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Sumbar, Fathol Bari mengatakan jembatan ini  menghubungkan Kuranji dengan Pauh dan mempercepat akses jalan. Jembatan ini dibuat untuk menghindari kemacetan, sehingga dapat mengurangi kecelakaandan.

“Bukan hanya itu, jalan Kuranji ini nanti juga akan dijadikan sebagai jalan alternatif bagi masyarakat menuju kampus Unand di Kecamatan Pauh, terus bisa ke Indarung dan Solok,” katanya.

Kemudian dalam perencanaan besar Jembatan Kuranji ini akan menjadi bagian jalan lingkar timur Kota Padang. Jalur ini menggantikan jalan By Pass yang menjadi jalan lintas Lubuk Minturun, Belimbing, Jembatan Kuranji, Pasar Baru, Pasar Bandar Buat, Simpang Ulu Gaduik, terus juga bisa ke Bungus. (Rahmadi/ABW)

Baca Juga

Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Kasubag Umum Politeknik Negeri Padang (PNP), Fajri Arianto, memberikan keterangan kasus kematian seorang mahasiswa PNP. (Langgam.id/ Irwanda S)
Mahasiswa PNP Diduga Bunuh Diri di Kos Disebut Tertutup, Pihak Kampus: Seminggu Tak Bisa Dihubungi!