Nakes di Agam Cerita Efek Samping Usai Disuntik Vaksin

Sejumlah tenaga kesehatan di Kabupaten Agam saat disuntik vaksin covid-19. (Foto: Istimewa), 447 nakes, 1.000 covid-19

Sejumlah tenaga kesehatan di Kabupaten Agam saat disuntik vaksin covid-19. (Foto: Istimewa)

Langgam.id – Sebanyak 1.292 orang tenaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Agam akan menjalani vaksinasi covid-19 tahap pertama tarmen kedua. Penyuntikan vaksin ini sendiri sudah berlangsung sejak Senin (1/2/2021).

“Setelah pencanangan secara serentak vaksinasi langsung dilaksanakan di seluruh puskesmas dan RSUD. Vaksinasi tahap pertama dilakukan terhadap 1.292 orang tenaga kesehatan sebagai sasaran utama,” kata Sekda Kabupaten Agam, Martias Wanto.

Usai disuntik vaksin, sejumlah nakes di Agam berbagi pengalaman dan menceritakan efek samping vaksin virus corona itu.

Salah satunya datang dari Pelaksana Promosi Kesehatan Puskesmas Biaro, Ernida. Dia mengaku tidak mengalami gejala apapun usai jalani suntik vaksin covid-19.

“Alhamdulillah tidak merasakan efek samping apapun. Kondisi tetap bugar,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (2/2/2021).

Sementara itu, Kepala Puskesmas Biaro, dr. Anisa Sofyana juga mengaku tidak mengalami efek samping yang berarti selain sedikit mengantuk.

“Efek samping yang dirasakan tidak begitu terasa, selain sedikit mengantuk,” sebutnya.

Menurutnya, efek samping yang timbul usai menjalani vaksin covid-19 sangat minim. Bahkan, bisa dikatakan tidak ada efek samping sama sekali.

“Kawan-kawan yang ikut imunisasi kemarin juga bercerita tidak mengalami efek apapun usai disuntik vaksin,” katanya.

Meski sudah mendapatkan vaksin, setiap orang harus tetap menjalani protokol kesehatan covid-19 sebagaimana yang telah ditetapkan pemerintah. (*/ICA)

Baca Juga

Material Longsor Tutup Kelok 8 Maninjau, Alat Berat Segera Dikerahkan
Material Longsor Tutup Kelok 8 Maninjau, Alat Berat Segera Dikerahkan
Longsor Tutup Akses Jalan di Kelok 8 Maninjau
Longsor Tutup Akses Jalan di Kelok 8 Maninjau
Ombudsman Periksa 2 SPPG di Agam, Ditemukan Indikasi Bakteri Dibawa Penjamah Makanan
Ombudsman Periksa 2 SPPG di Agam, Ditemukan Indikasi Bakteri Dibawa Penjamah Makanan
Brand Fashion Lamarema di Bandung. (Dok. Istimewa)
Perempuan Asal Agam Bangun Brand Fashion Lamarema di Bandung, Makin Dikenal Lewat Gamis Elegan
MBG Ditemukan Bakteri, Dinkes Agam Perketat Pengawasan Dapur SPPG
MBG Ditemukan Bakteri, Dinkes Agam Perketat Pengawasan Dapur SPPG
Apa Itu Bakteri Bacillus Cereus? Diduga Penyebab 344 Orang Keracunan MBG di Agam
Apa Itu Bakteri Bacillus Cereus? Diduga Penyebab 344 Orang Keracunan MBG di Agam