Viral Curhat Pemotor di Padang: Dilempari Penderita Gangguan Jiwa, Jari Dioperasi

Dinas Kesehatan Bantah Isu Soal Warga Pasaman Barat Suspect Corona, pendataan keluarga

Ilustrasi - Informasi dari smartphone. (Foto: Pexels/pixabay.com)

Langgam.id – Seorang pengendara sepeda motor mengalami nasib naas saat hendak mengantarkan anak ke sekolah. Perempuan yang diketahui bernama Rika Yulda Yurnalis ini dilempari batu diduga yang dilakukan penderita gangguan jiwa.

Peristiwa yang dialami Rika terjadi di Jalan Prof Dr. Hamka atau di dekat pabrik Asia Biskuit, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar). Nasib yang dialaminya ini kemudian diceritakan di akun Instagram @infopadang_.

“Assalamu’alaikum warahmatullahi wa barakatuh..
Maaf admin, saya mau lapor, orang gila di kota Padang sdh mulai meresahkan ini min, td pagi saya mau antar anak sekolah, tiba tiba di lempar batu sama org gila , d depan pabrik Asia biskuit,” tulis akun di dalam keterangan postingan.

Postingan yang diupload pada Selasa (26/1/2021) ini menjadi viral dan banyak dikomentari netizen. Dalam postingan juga diperlihatkan jari tangan korban yang terluka akibat lemparan batu tersebut.

“Akibatnya jari telunjuk saya harus d operasi. Bagaimana solusinya ini min, mau lapor kemana ini min, takut nanti byk korban nya,” tambah narasi dalam postingan itu.

Langgam.id telah berupaya meminta penjelasan kepada korban terkait detail kejadian yang dialaminya. Namun pesan melalui Instagram yang dikirim belum dibalas. Dari insta story Instagram korban, tampak dirinya berada di ruang perawatan.

Menanggapi kejadian itu, Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Afriadi memastikan penderita gangguan jiwa yang diduga sebagai pelaku pelemparan telah diamankan. Pihaknya berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

“Tadi sudah ditangkap, sudah dimasukkan ke Rumah Sakit Jiwa HB Saanin Padang. Yang nangkap Satpol PP, kemudian tadi pakai baju APD bekerja sama dengan dinas kesehatan dan kami,” kata Afriadi dihubungi langgam.id, Rabu (27/1/2021).

Dia mengakui dalam sehari telah diamankan dua penderita gangguan jiwa di lokasi yang sama. Keduanya juga telah dikirim ke Rumah Sakit Jiwa HB Saanin Padang.

“Setelah satu, ada lagi dan telah diamankan. Semuanya sudah di Rumah Sakit Jiwa HB Saanin Padang,” ujarnya. (Irwanda/ABW)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre