Komplotan Pencuri Besi Pondasi Pesantren di Padang Diringkus Polisi

Komplotan Pencuri Besi Pondasi Pesantren di Padang Diringkus Polisi

Pelaku pencurian besi pesantren di Padang. (Dok. Polsek Lubuk Kilangan)

Langgam.id – Polisi meringkus komplotan pencuri besi pondasi pembangunan Pondok Pesantren Maad Darul Hijrah di Sikayan Bansek, Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar). Pelaku berjumlah lima orang.

Empat dari lima pelaku itu ditangkap pada Selasa (26/1/2021) sekitar pukul 04.00 WIB. Satu orang pelaku lain kabur saat proses penangkapan.

“Empat dari lima orang pelaku berhasil kami tangkap dan sekarang telah ditahan. Satu pelaku lagi kabur saat akan diamankan,” kata Kapolsek Lubuk Kilangan, Kompol Edriyan Wiguna kepada wartawan, Selasa (26/1/20201).

Baca juga: Polres Bukittinggi Tangkap 5 Lagi Tersangka Pencurian di Toko Plastik, Semua Karyawan

Dari penangkapan para pelaku, pihak kepolisian menyita satu unit mobil Mitsubishi Colt diesel L300 BA 8132 AQ yang berisikan rangkaian besi beton hasil curian. Polisi juga menyita, tiga unit sepeda motor milik pelaku, empat gergaji besi dan satu tang. Selain itu, kata Edriyan, pihaknya juga menemukan sabu dari dalam saku celana salah seorang pelaku.

“Penangkapan komplotan pencuri besi tersebut karena adanya laporan masyarakat bahwa di pesantren dan masjid tersebut sering kehilangan besi dan barang-barang lainya,” jelasnya.

Sebelumnya, pihak kepolisian telah melakukan pengintaian terhadap para pelaku. Komplotan tersebut datang dan tidak menyadari bahwa mereka telah diintai oleh petugas.

Saat melakukan aksi pemotongan besi pondasi pembangunan pesantren dan masjid, polisi langsung melakukan pengerebekan. Para pelaku yang ditangkap di antaranya Andi Ashar (37), Hendri Yoma (35), Indra Weli (33), dan Agus (41).

Edriyan mengatakan hasil pemeriksaan sementara diduga komplotan ini telah sering melakukan pencurian. “Kasus ini masih kami dalami, dan satu pelaku yang berhasil kabur masih kami lakukan pengejaran,” tuturnya. (Irwanda/ABW)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre