Antasipasi Stunting, Agam Dapat Kucuran Dana Pusat Rp1 Miliar

Pemberian nama merupakan salah satu hal yang penting yang dilakukan oleh orang tua kepada buah hatinya yang baru lahir. Apalagi nama ini juga berkaitan dengan dokumen kependudukan.

Iustrasi bayi (Foto: Rita E/pixabay.com)

Langgam.id – Tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Agam mendapat suntikan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat sebesar Rp1 miliar. Anggaran tersebut akan digunakan untuk menekan laju kasus stunting di Agam.

Kasi Pemberdayaan dan Ketahanan Keluarga Dinas Dalduk KBPP dan PA Agam, Rita Yuliandes mengatakan, dana itu akan disalurkan melalui sosialisasi, pertemuan dengan kader KB dan masyarakat. Termasuk untuk pengadaan barang Bina Keluarga Balita (BKB) KIT, seperti, buku panduan dan alat peraga.

“600 juta untuk sosialisasi dan pertemuan dengan kader KB dan masyarakat. Termasuk didalamnya sosialisasi bagi calon pengantin tentang pemahaman kesehatan reproduksi. Selebihnya untuk pengadaan barang BKB,” katanya kepada wartawan, Selasa (5/1/2021).

Menurutnya, stunting merupakan kondisi gagal tumbuh kembang pada anak balita akibat kekurangan gizi, terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Kasus ini di Agam atau Indonesia umumnya terjadi karena kurangnya pemahaman masyarakat dalam memberikan asupan gizi terhadap anak.

“Kami juga sudah siapkan rencana aksi penanggulangan stunting untuk tahun 2021,” tuturnya.

Tahun ini, ada 48 dari 82 nagari yang akan menjadi lokasi fokus dalam menangani kasus stunting. Penentuan lokasi ini berdasarkan kajian kriteria melalui data cakupan program intervensi percepatan penurunan stunting.

Meski di nagari itu tidak ditemukan bayi penderita stunting, namun jika mencakup kriteria pendukung dalam penanggulangan stunting, maka termasuk dalam nagari lokus tersebut. (*/ICA)

Baca Juga

Pemkab Agam Sambut Tim PDEI Sumbar, Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Korban Bencana
Pemkab Agam Sambut Tim PDEI Sumbar, Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Korban Bencana
Yogi Yolanda Dilantik jadi Ketua DPC PDI-P Agam di Antara Tenda Bencana
Yogi Yolanda Dilantik jadi Ketua DPC PDI-P Agam di Antara Tenda Bencana
Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono mengatakan kerugian akan bencana di Kabupaten Agam diperkirakan mencapai lebih dari Rp6,5 triliun.
Agam Masuki Masa Transisi Menuju Pemulihan, Kerugian Bencana Capai Rp6,5 Triliun
Banjir bandang di Nagari Batang Pisang, Jorong Pasa, Nagari Maninjau, Kabupaten Agam Jumat dini hari (2/1/2026).
Banjir Bandang Kembali Terjang Maninjau, Akses Lubuk Basung–Bukittinggi Terputus
Banjir dan longsor melanda Jorong Ngungun, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Selasa (30/12/2025)
Banjir dan Longsor Landa Salareh Aia Agam, 3 Warga Selamat Usai Sempat Tertimbun
Kitabisa Salurkan Bantuan Rp.1,1 Miliar Untuk Korban Terdampak Bencana di Agam
Kitabisa Salurkan Bantuan Rp.1,1 Miliar Untuk Korban Terdampak Bencana di Agam