Pohon Tumbang Rusak 2 Rumah Warga di Padang

Pohon Tumbang Rusak 2 Rumah Warga di Padang

Pohon tumbang menimpa rumah warga di Padang. (dok. BPBD Padang)

Langgam.id – Sejumlah pohon berukuran besar tumbang akibat angin kencang dan hujan lebat yang terjadi di Kota Padang dalam beberapa hari terakahir. Hari ini pohon tumbang merusak dua bangunan di dua lokasi berbeeda.

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Sutan Hendra mengatakan, setidaknya dalam dua hari terakhir terdapat sebanyak empat pohon tumbang yang menimpa rumah warga dan sempat mengganggu akses jalan.

Disebutkannya, pada Jumat (25/12/2020) ada dua peristiwa pohon tumbang yang terjadi di dua lokasi yakni dekat perumahan lembah karet Anak Aie Kelurahan Batipuh Panjang, Kecamatan Koto Tangah dan di Kelurahan Mato Aie, Kecamatan Padang Selatan.

“Untuk di Anak Aie, pohon tumbang terjadi pada pukul 09.00 WIB. Pohon berukuran panjang sekitar 18 meter tersebut menimpa satu unit rumah sehingga rumah tersebut mengalami rusak parah,” katanya.

Baca juga: Pohon Tumbang Timpa Pos Ronda di Padang

Setelah mendapatkan laporan, petugas BPBD Kota Padang langsung dikerahkan untuk melakukan proses evakuasi dan pembersihan terhadap material pohon tumbang.

“Kondisi rumah mengalami rusak parah terutama pada bagian atap rumah. Kami sendiri telah menyerahkan bantuan berupa Family Kit seperti baju, kebutuhan sembako, dan lainnya,” ujarnya.

Kemudian, pohon tumbang kedua terjadi di RT 01 RW 09 Kelurahan Mato Aie, Kecamatan Padang Selatan sekitar pukul 09.12 WIB. Pada lokasi tersebut, pohon juga menimpa satu unit rumah semi permanen.

“Beruntung dalam kedua peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka. Kami pun telah selesai melakukan pembersihan,” ujarnya.

Sebelumnya pohon tumbang terjadi pada hari Kamis (24/12/2020) sebanyak 2 kali yang berlokasi di Batang Tarusan RT 01 RW 01 Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara dan di jalan Dr. Wahidin nomor 08 Kelurahan Sawahan Kecamatan Padang Timur.

Ia menambahkan, di Alai Parak Kopi, pohon jenis kedondong berukuran panjang 15 meter dan diameter 50 sentimeter tumbang dengan posisi melintang di jalan tersebut sehingga sempat menutup akses lalulintas.

“Pohon tumbang tersebut sempat menutup akses jalan sekitar 1 jam. Beruntung saat peristiwa itu, tidak ada kendaraan bermotor yang melintas di lokasi,” jelasnya.

Sementara untuk pohon tumbang di jalan Dr. Wahidin dekat kantor PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumbar, pohon berjenis lansano dengan panjang 18 meter dan diameter 60 sentimeter tersebut menimpa bagian atap kantor namun tidak terlalu menimbulkan kerusakan. (Rahmadi/ABW)

Baca Juga

Kondisi bentaran sungai di Lapau Manggu, Gunung Sariak, Padang Kamis (20/8/2026).
Arus Sungai Cepat Naik Saat Hujan, Warga Lapau Munggu Dibayangi Banjir Susulan
Warga menjemur padi yang dipanen dari sawah terdampak banjir Kota Padang
Cerita Petani Lapau Manggu, Panen Padi dari Sawah yang Terendam Banjir
Lokasi pembangunan hunian tetap untuk warga terdampak banjir Kota Padang.
Asa Penyitas Banjir Padang Menunggu Hunian yang Tak Kunjung Rampung
Udara Kabur di Padang, Begini Penjelasan BMKG
Udara Kabur di Padang, Begini Penjelasan BMKG
Kondisi tenda pengungsi warga terdampak banjir di Lapau Munggu, Kecamatan Kuranji, Kota Padang pada Minggu (9/8/2026)
Cerita Korban Banjir Padang yang Masih Memilih Tinggal di Tenda Pengungsian
Walikota Padang, Fadly Amran.
Pemko Padang Siapkan Opsi Relokasi bagi Warga Kuranji yang Tinggal di Area Rawan Banjir