1 Alat Berat Dikerahkan Bersihkan Material Longsor di Jalur Padang-Bukittinggi

Langgam.id – Satu alat berat dikerahkan untuk membersihkan material longsor di kawasan Silaiang Kariang, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat (Sumbar). Hingga malam ini, arus kendaraan dari arah Padang menuju Bukittinggi masih tersendat.

“(Alat berat bekerja) kami tutup sebentar arus. Kalau sudah longgar, arus kembali normal,” kata Kasat Lantas Polres Padang Panjang, Iptu Saherman kepada langgam.id, Rabu (16/12/2020) malam.

Saherman menyebutkan arus kendaraan tersendat dari kedua arah, karena proses pembersih material mengunakan alat berat

“Kira-kira dari arah Padang 800 meter dan satu kilometer dari Bukittinggi untuk kendaraan yang tersendat,” ujarnya.

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan pihak kepolisian masih terus bekerja. Pembersihan material longsor ini mengunakan alat berat jenis bulldozer.

“Kami lanjutkan pengerjaan, tinggal 49 persen lagi (material longsor),” tuturnya.

Sebelumnya, longsor tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Dari foto yang diterima langgam.id, tampak tebing yang longsor berupa bebatuan mencampur tanah. Hal ini dipicu intensitas curah hujan yang lebat di sekitar wilayah lokasi kejadian. (Irwanda)

Tag:

Baca Juga

Gempa M 5,7 Guncang Mentawai
Gempa M 5,7 Guncang Mentawai
Gerakan Pasar Murah Dinilai Efektif Tekan Inflasi Sumbar Selama Ramadan dan Lebaran
Gerakan Pasar Murah Dinilai Efektif Tekan Inflasi Sumbar Selama Ramadan dan Lebaran
Wakaso hingga Jago Absen, Semen Padang FC Optimistis Raih Poin Lawan Persib Bandung
Wakaso hingga Jago Absen, Semen Padang FC Optimistis Raih Poin Lawan Persib Bandung
Pembinaan Generasi Muda, Gubernur Mahyeldi Dukung Pesantren Berbasis Olahraga di Pariaman
Pembinaan Generasi Muda, Gubernur Mahyeldi Dukung Pesantren Berbasis Olahraga di Pariaman
Liga 4 Sumbar: Kemas 20 Gol, Carel Syadef Raih Sepatu Emas
Liga 4 Sumbar: Kemas 20 Gol, Carel Syadef Raih Sepatu Emas
Incar Status Kota Gastronomi Dunia, Padang Raup Rp5,6 Miliar dari Sektor Kuliner
Incar Status Kota Gastronomi Dunia, Padang Raup Rp5,6 Miliar dari Sektor Kuliner