Korban Pelecehan Seksual Penjaga Warnet di Padang Jadi 5 Anak

Penangkapan

Ilustrasi penangkapan (pixabay)

Langgam.id – Total korban pelecehan seksual sesama jenis yang dilakukan seorang pria berprofesi sebagai penjaga warnet di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) bertambah. Menurut polisi, jumlah korban yang awalnya tiga kini menjadi lima orang.

“Korban sementara menjadi lima orang. Mayoritas memang anak bawah umur berstatus pelajar,” kata Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda dihubungi langgam.id, Selasa (17/11/2020).

Rico mengungkapkan aksi pelecehan seksual sesama jenis yang dilakukan tersangka diketahui telah berlangsung lama. Terakhir, perbuatan tersangka pada 9 November 2020.

Kasus ini terungkap setelah salah seorang korban menceritakan kepada orang tuannya. Tidak terima perbuatan tersangka, akhirnya pihak keluarga membuat laporan ke unit SPKT Polresta Padang.

“Tersangka berinisial RZF pria berusia 27 tahun. Tindakan pelecehan ini dilakukan di dalam kamar tersangka, korban memang punya warnet sekaligus jadi kediamannya,” jelasnya.

Baca juga: Penjaga Warnet di Padang Lecehkan 3 Pelajar, Janjikan Uang Rp100 Ribu

Para korban merupakan anak-anak yang sering bermain game online di warnet milik tersangka. Modus tersangka dengan cara membujuk korban serta memberikan uang sebesar Rp100 ribu setelah melakukan pelecehan seksual.

Saat penangkapan, diketahui warga sekitar sempat mengepung rumah tersangka yang geram dengan perbuatannya. Namun pihak kepolisian bisa mengamankan tersangka dari amukan massa.

Sebelumnya, penangkapan tersangka dilakukan Polresta Padang pada Selasa (17/11/2020) dini hari. Tersangka dijerat pasal 82 Jo 76 E UU Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang momor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas jndang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang-undang subsider pasal 292 KUHP. (Irwanda/ABW)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre