Curhat Ibu Disiram Minyak Panas Gara-gara TikTok: Saya Kangen Anak

Curhat Ibu Disiram Minyak Panas Gara-gara TikTok: Saya Kangen Anak

Korban penyiraman minyak panas oleh suami sendiri. (Irwanda/langgam.id)

Langgam.id – Kondisi Elda Yurianti, wanita yang disiram minyak panas oleh suami gara-gara main aplikasi TikTok, mulai membaik. Kini Elda masih sedih karena belum bisa bertemu dengan anaknya yang sempat dibawa kabur suami.

Elda mengungkapkan, anak perempuannya yang sempat dibawa kabur oleh suami ternyata dititipkan ke mertuanya. Sayangnya, upaya Elda untuk bisa mengasuh anak kandungnya dihalangi.

“Keinginan sekarang bagaimana bisa ambil anak, anak masih sekolah. Anak saya ada di tempat mertua di Alang Laweh Padang. Tapi mertua belum mau memberikan,” tutur Elda saat ditemui di kediamannya, Rabu (11/10/2020).

Baca juga: Disiram Minyak Panas Gara-gara Tik Tok, Ibu di Padang Ingin Suaminya Segera Ditangkap

Padahal saat ini Elda mengaku sangat merindukan anaknya tersebut. Apalagi, usia anaknya yang masih tujuh tahun dan sekolah butuh sosok seorang orang tua.

“Saya kangen sama anak saat ini. Masalahnya dalam proses belajar, walaupun daring, butuh bimbingan saya selaku orang tua. Ini hak ibunya sepenuhnya dikembalikan tapi mertua menghalangi,” ucapnya sembari berurai air mata.

Kini Elda berharap suaminya segera ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia mengaku masih merasa terancam sehingga harus tinggal sementara di rumah orang tua.

Seperti diketahui, peristiwa kekerasan ini terjadi pada Kamis (5/11/2020) sekitar pukul 03.30 WIB. Korban yang sedang tidur, tiba-tiba disiram minyak goreng panas oleh suami. Peristiwa itu terjadi di kediaman mereka di Perumahan Pemda Blok E No. 10, Lubuk Minturun, Koto Tangah, Kota Padang.

Korban mengaku suaminya cemburu melihat korban yang sering menggunakan aplikasi TikTok. Menurut korban, apliksi itu ia gunakan untuk keperluan berjualan secara online. (irwanda/ABW)

Tag:

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre