Layanan BPJS Kesehatan Semen Padang Hospital Berakhir 31 Mei 2019, Ini Kata BPJS

Layanan BPJS Kesehatan Semen Padang Hospital Berakhir 31 Mei 2019, Ini Kata BPJS

Ilustrasi (Mukhtar/langgam.id)

Langgam.id – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mengakhiri kerjasama dengan Semen Padang Hospital terhitung 31 Mei 2019. Alhasil, semua layanan kesehatan masyarakat yang terdaftar sebagai peserta JKN-KIS dialihkan ke Rumah Sakit lainnya di Kota Padang.

“Peserta JKN-KIS yang masih membutuhkan pelayanan masih bisa berobat ke Semen Padang Hospital sebelum 31 Mei 2019. Kesepakatan kami, Semen Padang Hospital akan merujuk ke fasilitas kesehatan lainnya yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan,” kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Padang Asyraf Mursalina melalui keterangan tertulisnya, Senin (27/5/2019).

Menurut Asyraf, fasilitas kesehatan swasta yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan wajib memperbaharui perjanjian kerjasama ketika sudah habis waktu. Apalagi, perjanjian kerjasama dasarnya memiliki sifat sukarela.

“Sebelum perjanjian kerjasama berakhir, kami dan Semen Padang Hospital telah melakukan koordinasi dan komunikasi untuk pembaharuan perjanjian kerjasama. Tapi, tidak menemui kata sepakat. Sehingga keputusan berakhir ini diambil bersama-sama,” katanya.

Asyraf memastikan, berakhirnya kerjasama dengan Semen Padang Hospital ini tidak bersangkut paut dengan kondisi defisit yang dialami BPJS Kesehatan. Sebab sampai kini, pembayaran oleh BPJS Kesehatan tetap berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Apalagi, Rumah Sakit bisa menggunakan skema supply chain financing dari pihak ke-3 jika ada fasilitas kesehatan yang belum terbayarkan oleh BPJS Kesehatan.

“Proses penyelesaian klaim pelayanan kesehatan sampai 31 Mei masih tetap diproses oleh kedua belah pihak,” bebernya.

BPJS Kesehatan berharap masyarakat mengetahui berakhirnya kerjasama BPJS dan Semen Padang Hospital. Sehingga tidak terjadi kesalahpahaman.

Sementara itu, Humas Semen Padang Hospital Gella Khanila membenarkan informasi berakhirnya kerjasama BPJS dan Semen Padang Hospital.

Namun, pihaknya belum bisa memberikan informasi lebih lanjut terkait hal tersebut.

“Ya benar, tapi untuk selanjutnya tunggu rilis dari kita, kita akan segera menjelaskan,” katanya.

Saat ini, kata Gella, pimpinan Semen Padang Hospital masih melakukan rapat pembahasan terkait hal tersebut. Rapat dilakukan untuk mencari solusi bagi masyarakat pengguna BPJS. (Rahmadi/RC)

Baca Juga

Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Kasubag Umum Politeknik Negeri Padang (PNP), Fajri Arianto, memberikan keterangan kasus kematian seorang mahasiswa PNP. (Langgam.id/ Irwanda S)
Mahasiswa PNP Diduga Bunuh Diri di Kos Disebut Tertutup, Pihak Kampus: Seminggu Tak Bisa Dihubungi!
Geger Mahasiswa di Padang Meninggal di Kamar Kos, Diduga Bunuh Diri dan Tubuh Menghitam
Geger Mahasiswa di Padang Meninggal di Kamar Kos, Diduga Bunuh Diri dan Tubuh Menghitam
Dari Rantau ke Ranah Minang, SR12 Hadirkan Training Center Baru di Padang
Dari Rantau ke Ranah Minang, SR12 Hadirkan Training Center Baru di Padang