Kabar Duka, Dosen Unand Meninggal Dunia Positif Covid-19

Kabar Duka, Dosen Unand Meninggal Dunia Positif Covid-19

Rumah Sakit Unand. (Dok Humas Unand)

Langgam.id- Seorang dosen Fakultas Teknik Universitas Andalas yang terpapar Covid-19 meninggal dunia, Minggu (11/10/2020) sekitar pukul 10.33 WIB. Dosen tersebut diketahui bernama Eka Putra Waldi.

“Almarhum sempat dirawat di Rumah Sakit Pendidikan Unand Padang selama 3 hari,” ujar Direktur Utama RSP Unand Yevry Zulfiqar, Minggu (11/10/2020).

Baca juga: Berikut Sebaran Zona Merah, Zona Oranye dan Zona Kuning Covid-19 di Sumbar

Yevry mengatakan, almarhum memiliki penyakit penyerta atau komorbid berupa diabetes melitus.

Sebelum terpapar Covid-19, kata dia, almarhum dan keluarga baru pulang dari Lampung untuk menghadiri pesta pernikahan.

Baca juga: Cerita Mantan Rektor Unand Sembuh dari Covid-19: Kuncinya Beribadah dan Pikiran Positif

“Kini masih dirawat istri dan satu orang anaknya di RS. Semoga lekas sembuh,” ujarnya. (AE)

Baca Juga

Motivasi Calon Wisudawan UNAND, Direktur PT Pegadaian Dorong Disiplin Berinvestasi Sejak Dini
Motivasi Calon Wisudawan UNAND, Direktur PT Pegadaian Dorong Disiplin Berinvestasi Sejak Dini
Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026, Rektor UNAND Moderatori Ekonom Dunia Jeffrey Sachs
Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026, Rektor UNAND Moderatori Ekonom Dunia Jeffrey Sachs
Kukuhkan 7 Guru Besar Baru, Rektor UNAND Dorong Lahirkan Inovasi yang Bisa Diimplementasikan
Kukuhkan 7 Guru Besar Baru, Rektor UNAND Dorong Lahirkan Inovasi yang Bisa Diimplementasikan
UNAND Kukuhkan 7 Guru Besar Baru, Total Kini Miliki 230 Profesor
UNAND Kukuhkan 7 Guru Besar Baru, Total Kini Miliki 230 Profesor
Sidang disertasi Muhammad Taufik di Program Doktor Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Unand.
Disertasi Sosiolog Muhammad Taufik Ungkap Penyebab PP Perluasan Bukittinggi Tidak Pernah Terlaksana 25 Tahun
Gubernur Sumbar menghadiri penanaman pohon Andalas di Unand. (Dok. Biro Adpim Pemprov Sumbar)
Tanam Pohon Andalas di Kampus Unand Bareng Kakak Presiden Prabowo, Mahyeldi: Menjaga Warisan dan Merawat Alam!