Warga Sumbar Meninggal Saat Positif Corona Bertambah 5, ASN hingga Polisi

Pasien Covid-19 Meninggal, Jenazah Positif Covid-19

Ilustrasi (Sumber Foto: Pixabay.com)

Langgam.id – Sebanyak 5 warga Sumatra Barat (Sumbar) yang positif terinfeksi Virus Corona (Covid-19) dilaporkan meninggal dunia hari ini, Minggu (27/9/2020). Mereka terdiri dari Aparatus Sipil Negara (ASN) hingga Polisi.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal menyebutkan, 5 pasien positif yang dilaporkan meninggal dunia hari ini tersebar di 5 kabupaten dan kota di Sumbar, yaitu Kota Solok, Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, Kota Padang dan Kabupaten Limapuluh Kota.

“5 pasien positif meninggal dunia hari ini. Sehingga, total pasien positif Covid-19 di Sumbar yang meninggal dunia telah mencapai 112 orang,” ujarnya dikutip dari rilis yang diterbitkan di situs resmi milik Pemprov Sumbar, sumbarprov.go.id, Minggu (27/9/2020).

Baca Juga: Data Satgas Covid-19 Nasional, Penyebaran Corona di Sumbar Paling Rendah di Kota Pariaman

Dari 5 pasien positif yang meningal dunia itu, 2 di antaranya ASN dan 1 polisi. “Dari Kota Paraiman dan Padang Pariaman itu ASN, sementara polisi di Kabupaten Limapuluh Kota,” ungkapnya.

Berikut rincian pasien positif Covid-19 di Sumbar yang dilaporkan meninggal dunia hari ini:

  1. Pria 71 tahun, warga Tanah Garam Kota Solok, pasien RSUP Dr. M. Djamil.
  2. Pria 47 tahun, warga Pariaman Tangah Kota Pariaman, PNS, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien RSUD Pariaman.
  3. Pria 56 tahun, warga Lubuk Aluang, Kabupaten Padang Pariaman, ASN, diketahui dari hasil skrining, pasien RSUD Pariaman.
  4. Pria 69 tahun, warga Gantiang, Kota Padang, kontak erat dengan kasus konfirmasi, meninggal dunia tanggal 25 September 2020, pasien Puskesmas Andalas.
  5. Pria 57 tahun, warga Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Polri, sebagai suspek, meninggal dunia tanggal 24 September 2020, pasien RSUD Padang Panjang. (*/ZE)

Baca Juga

Pemerintah Kota Padang mengajukan pengadaan 1.540 unit tablet Android senilai Rp3 miliar dalam APBD Kota Padang 2026. Ilustrasi Canva
Pemko Padang Anggarkan Rp3 Miliar Lebih Beli 1.500 Tablet Android
Revitalisasi Pasar Raya Padang, Relokasi Pedagang Ditargetkan hanya Sampai September
Revitalisasi Pasar Raya Padang, Relokasi Pedagang Ditargetkan hanya Sampai September
Aksi simbolik di depan Kantor Gubernur Sumatra Barat, Jalan Sudirman, Kota Padang, Senin (22/6/2026)
Spanduk Jumbo “Sumbar Belum Pulih Terbentang” di Depan Kantor Gubernur
Pemko Padang mengklaim tetap melakukan efesiensi anggaran, di tengah sorotan terhadap rencana renovasi rumah dinas wali kota Fadly Amran
Respon Pemko Perihal Alokasi Anggaran Rumah Dinas Fadly Amran di Tengah Kebijakan Efisiensi
Walikota Padang Fadly Amran.
Pemko Padang Batalkan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Fadly Amran
pemerintah kota mengalokasi anggaran ratusan juta untuk memoles rumah dinas walikota Padang
Memoles Rumah Dinas Wali Kota Padang di Tengah Pemulihan Bencana