Ketua PHBI Bukittinggi Meninggal Dunia Setelah Dinyatakan Positif Corona

Ketua PHBI Bukittinggi Meninggal Dunia Setelah Dinyatakan Positif Corona

Ilustrasi (Foto: Pixabay.com)

Langgam.id – Ketua Pengurus Hari Besar Islam (PHBI) Kota Bukittinggi Buya H Khamidir meninggalkan dunia setelah dinyatakan positif terinfeksi Virus Corona (Covid-19). Almarhum menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Bukittingi, Senin (17/8/2020) pukul 11.40 WIB.

Almarhum menjalani perawatan di rumah sakit tersebut sejak Jumat (14/8/2020), dan dilaporkan positif terinfeksi Corona sejak menjalani perawatan di Rumah Sakit Stroke Nasional (RSSN) Bukittinggi.

Humas RSAM Kota Bukittinggi, Murshalman Chaniago menyebutkan, sebelumnya istri almarhum yang merupakan seorang hakim juga dinyatakan meninggal dunia usai dilaporkan positif terinfeksi Corona.

“Almarhum sejak 14 Agustus 2020 dini hari dirujuk dari RSSN ke RSAM Bukittinggi. Beliau bersama istrinya diketahui positif (Corona), lalu dirujuk,” ujarnya Langgam.id, Senin (17/8/2020).

Baca Juga: Pasien Positif Covid-19 di Bukittinggi Bertambah 4 orang, di Antaranya Dokter dan Ketua PHBI

Ia menyebutkan, istri almarhum meninggal dunia, Jumat (14/8/2020) pukul 07.40 WIB. Sedangkan Buya H Khamidir hari ini, pukul 11.40 WIB. Meskipun terinfeksi Corona, almarhum juga memiliki penyakit penyerta.

“Kalau tidak salah (riwayat penyakit) diabetes. Tapi, selama perawatan kondisi beliau terus turun. Kami (pihak RSAM) turut berdukacita atas meninggalnya beliau. Almarhum merupakan Buya dan ustaz di Kota Bukittinggi serta menjabat sebagai Ketua PHBI,” katanya. (Irwanda/ZE)

Baca Juga

Pembongkaran Kios di Kebun Binatang, Pedagang Laporkan ASN TMSBK ke Polda Sumbar
Pembongkaran Kios di Kebun Binatang, Pedagang Laporkan ASN TMSBK ke Polda Sumbar
Rencana penataan ulang halaman pintu masuk kebun binatang. IST
Penjelasan Pemko Bukittinggi Soal Penataan Pintu Masuk Kebun Binatang Usai Polemik dari Pedagang
Pemko Bukittinggi merelokasi pedanga di depan pintu masuk kebun binatang ke area Pasar Atas.
Penataan Pintu Masuk Kebun Binatang, Pemko Bukittinggi Relokasi Pedagang ke Pasar Atas
Kalandra Muhammad Azis, bocah berusia 4 tahun 8 bulan dari Bukittinggi menderita leukemia langka. (Dok. Istimewa)
Bocah 4 Tahun Asal Bukittinggi Berjuang Lawan Leukemia Langka, Butuh Bantuan Operasi ke Luar Negeri
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias membuka rapat kerja Pra Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) I Apeksi
Yayasan Ford de Kock Laporkan Walikota Bukittinggi ke KPK
Mapolda Sumbar
Universitas Fort De Kock Polisikan Wali Kota Bukittinggi