Soal BLT Corona, Andre Rosiade Instruksikan Fraksi Gerindra DPRD Padang Interpelasi Wali Kota

Andre Rosiade Instruksikan DPRD Kota Padang Interpelasi Wali Kota

Ketua DPD Gerindra Sumbar, Andre Rosiade (Foto: Rahmadi/Langgam.id)

Langgam.id – Ketua Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Sumatra Barat (Sumbar), Andre Rosiade instruksikan Fraksi Gerindra Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Padang interpelasi Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah soal Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk warga terdampak Virus Corona (Covid-19) yang tak kunjung dibagikan.

Menurut Andre, saat ini banyak masyarakat yang kecewa karena BLT Corona tak kunjung dibagikan. “Kami sudah mendengarkan aspirasi dan berkeliling, banyak masyarakat Kota Padang yang kecewa dengan janji wali kota yang ingin bagikan BLT selama tiga bulan, tapi tidak terealisasi,” ujarnya saat berada di Kota Padang, Senin (27/7/2020).

Sampai saat ini, kata Andre, belum ada kejelasan BLT tersebut. Padahal, Peraturan Wali Kota (Perwako) yang sudah ditetapkan, BLT harus dibagikan selama tiga bulan, yaitu April, Mei dan Juni.

“Jadi ini yang kita minta kepada Fraksi Gerindra di DPRD Kota Padang, agar menanyakan kepada wali kota, kira-kira kapan akan direalisasikan janji itu,” ungkapnya.

Baca Juga: Soal Bantuan untuk Warga Terpapar Corona, Wali Kota Padang: Sudah Diserahkan

Ia mengingatkan, agar Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah tidak lupa dengan janjinya soal BLT karena sibuk berkeliling untuk mewujudkan rencana menjadi Calon Gubernur Sumbar. Janji untuk membagikan BLT tersebut harus direalisasikan sesuai dengan aspirasi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Padang, Mastilizal Aye mengatakan, untuk mewujudkan rencana interpelasi harus ada lebih dari satu fraksi, bukan hanya Gerindra. Minimal harus ada satu fraksi lain yang ikut mendukung interpelasi.

“Jadi, instruksi dari DPD Gerindra Sumbar itu sudah menjadi catatan bagi Fraksi Gerindra DPRD Padang, kita akan menyikapinya segera,” ujarnya.

Baca Juga: Pemko Padang Pastikan BLT Covid-19 Berlanjut, Waktu Penyaluran Belum Pasti

Menurut Mastilizal, dana yang akan dibagikan sebenarnya masih ada sekitar Rp77 miliar. Tapi tidak jelas mengapa Pemko Padang sampai sekarang belum juga mencairkannya.

Pihaknya akan terus mendesak Pemko Padang agar segera mencairkan BLT tersebut. Kemudian, memberikan jarak waktu untuk segera menyelesaikannya. Jika tidak juga, maka pilihan untuk interpelasi dapat dilakukan.

“Kita akan menyikapinya, kita berikan waktu pemko untuk menyelesaikan, kalau tidak juga kita akan lakukan itu (interpelasi),” katanya. (Rahmadi/ZE)

Baca Juga

Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Kasubag Umum Politeknik Negeri Padang (PNP), Fajri Arianto, memberikan keterangan kasus kematian seorang mahasiswa PNP. (Langgam.id/ Irwanda S)
Mahasiswa PNP Diduga Bunuh Diri di Kos Disebut Tertutup, Pihak Kampus: Seminggu Tak Bisa Dihubungi!