Dikejar Brimob, Komplotan Pembobol ATM Lintas Provinsi Tertangkap di Pesisir Selatan

Dikejar Brimob, Komplotan Pembobol ATM Lintas Provinsi Tertangkap di Pesisir Selatan

Kapolres Pesisir Selatan dan jajaran Polsek Koto XI Tarusan. (Foto: Polres Pesisir Selatan/tribratanews.sumbar.polri.go.id)

Langgam.id – Atas kerja sama anggota Brimob Polda Sumbar dan Kepolisian Sektor (Polsek) Koto XI Tarusan, komplotan pembobol ATM lintas provinsi tertangkap di Pesisir Selatan.

Kapolres Pesisir Selatan AKBP Cepi Noval mengatakan, lima pelaku yang ditangkap masing-masing berinisial M (25), W (28), AS (27), CP (27) dan I (41) merupakan warga Provinsi Lampung.

“Para pelaku berhasil ditangkap, setelah kami menerima informasi dari anggota Satbrimob Polda Sumbar yang saat itu tengah melaksanakan pengamanan dan pengawalan Bank BNI,” katanya, sebagaimana dilansir tribratanews di situs resmi Polri, Jumat (19//6/2020).

Menurutnya, kronologi penangkapan berawal dari informasi yang diterima oleh Polres Pessel dari personel Brimob Polda Sumbar, Bharatu Febri Koto. Ia menyebut pelaku pembobol ATM yang tengah menuju arah Pesisir Selatan.

Saat itu, Bharatu Febri bersama 4 pegawai Bank BNI juga sedang mengejar dan membuntuti para pelaku. Anggota Brimob dan pegawai BNI mengunakan mobil Isuzu Panther nomor Polisi BA 1649 OS, sedang pelaku berada di mobil Avanza warna silver nopol B 1057 SRL.

“Menerima adanya laporan ini, kita langsung memberitahukan jajaran agar melakukan razia untuk memberhentikan pelaku,” ujarnya.

Setelah mendapat informasi terbaru bahwa para pelaku sudah berada dekat dengan Polsek Tarusan, personel bersiap. Kendaraan dengan ciri-ciri yang telah dihentikan kemudian dihentikan.

“Para penumpang mobil Avanza tersebut turun dari mobil dan menyerah kepada petugas,” tambahnya.

Dari pengakuan pelaku, mereka telah menjalankan aksinya di ATM BNI wilayah Kota Bukittinggi sebanyak lima kali dan ATM BRI Syariah wilayah Padang sebanyak satu kali.

“Modus pelaku yaitu, dengan mencongkel tempat keluar uang dari mesin ATM dan memasukan tangan untuk mengambil uang tersebut,” ujar AKBP Cepi.

Barang bukti yang diamankan di antaranya 2 kartu ATM Mandiri, 1 kartu ATM BRI, uang tunai Rp4,7 juta. Kemudian, 1 telepon seluluer, 1 tang, 1 palu, 1 unit mobil Avanza warna silver nopol B 1057 SRL dan STNK-nya. Serta 5 dompet warna hitam berisi uang sejumlah Rp75 ribu.

“Kita akan berkoordinasi dengan Satreskrim Polresta Padang dan Polres Bukittinggi. Tempat kejadian di wilayah tersebut,” ujarnya.

Kini, para pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Koto XI Tarusan. (*/SS)

Baca Juga

Sejumlah potongan tubuh diduga milik mayat di aliran sungai Batang Anai, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat
Keluarga Minta Diusut Tuntas, Punggung Guru yang Meninggal di Mes Polisi Pesisir Selatan Memerah
Sosok mayat perempuan ditemukan di aliran sungai di Nagari Barung Barung Balantai, Kacamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan,
Kasus Guru PPPK Meninggal di Mes Polisi, Orang Tua Korban Beberkan Kejanggalan
Sejumlah potongan tubuh diduga milik mayat di aliran sungai Batang Anai, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat
Guru PPPK Meninggal di Kamar Mes Polisi, Kasus Masih Diselidiki
Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2022, BI Sumbar Bawa Rp 5,9 Miliar ke Mentawai
Pengusaha Dapur MBG di Pesisir Selatan Polisikan Yayasan dan Pemilik Lahan, Klaim Rugi Rp1 Miliar
Satreskrim Polres Payakumbuh menangkap pelaku pencurian spesialis rumah kosong yang berlokasi di Jorong Koto Ramai, Kenagarian Batu Hampar,
2 Pelaku Pencurian Handphone di Padang Ditangkap, Polisi Amankan Barang Bukti
Ilustrasi pocong. (Dok. AI)
Heboh Video “Pocong Begal” Gegerkan Warga Pesisir Selatan, Ini Kata Polisi