Foto Bunga Bangkai Langka yang Ditemukan di Kabupaten Agam

Foto Bunga Bangkai Langka yang Ditemukan di Kabupaten Agam

Bunga bangkai langka Amorphophallus Gigas Bakal Mekar ditemukan di kebuk warga di Jorong Sonsang Agam. (Foto KW/Langgam.id)

Langgam.id- Bunga bangkai langka yang diketahui bernama Amorphophallus Gigas ditemukan di kebun milik warga di Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang Kabupaten Agam, Jumat (12/06/2020).

Bunga bangkai itu memiliki tinggi 3,6 meter dan lebar lingkar tengah 37 sentimeter.

Baca juga: Bunga Bangkai Langka Amorphophallus Gigas akan Mekar di Jorong Sonsang Agam

Bunga tersebut sudah menunjukkan gejala akan mekar, yang ditandai dengan aroma bangkai yang kurang sedap di sekitarnya.

Lampiran Gambar

Bunga bangkai langka Amorphophallus Gigas Bakal Mekar ditemukan di kebuk warga di Jorong Sonsang Agam. (Foto KW)

Lampiran Gambar

Bunga bangkai langka Amorphophallus Gigas Bakal Mekar ditemukan di kebuk warga di Jorong Sonsang Agam. (Foto KW)

Lampiran Gambar

Bunga bangkai langka Amorphophallus Gigas Bakal Mekar dengan tinggi 3,6 meter ditemukan di Jorong Sonsang Agam. (Foto KW)

Lampiran Gambar

Bunga bangkai langka Amorphophallus Gigas ditemukan di kebun warga di Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang Kabupaten Agam. (Foto KW/Langgam)

Foto: KW (SRP)

Baca Juga

Proses evakuasi Harimau Sumatra yang masuk kandang jebak di Palupuah, Kabuapten Agam. (Dok. BKSDA Sumbar)
5 Fakta Harimau Sumatra Masuk Perangkap di Agam: Namanya Puti Batuah, Dibawa ke Kandi Sawahlunto
Harimau Sumatra Kejutkan Warga Koto Sani Solok, Diduga Terkam Anjing dan Diusir BKSDA Sumbar Pakai Meriam Karbit
Harimau Sumatra Kejutkan Warga Koto Sani Solok, Diduga Terkam Anjing dan Diusir BKSDA Sumbar Pakai Meriam Karbit
BKSDA Sumbar menurunkan tim penanganan dari Resor Konservasi Wilayah (RKW) II Maninjau menindaklanjuti laporan adanya kemunculan harimau
Harimau Dilaporkan Muncul Melintasi Jalan di Palupuh, BKSDA Turunkan Tim Penanganan
Tim gabungan BKSDA Sumatra Barat dan Ditreskrimsus Polda Sumbar berhasil mengungkap kasus perdagangan puluhan kilogram sisik trenggiling
BKSDA dan Polda Sumbar Ungkap Perdagangan Puluhan Kilogram Sisik Trenggiling di Padang
BKSDA Sumatra Barat (Sumbar) menyebut konflik satwa dengan manusia meningkat lantaran jumlah pakan di habitatnya berkurang.
BKSDA Sumbar Sebut Konflik Harimau dan Manusia Karena Jumlah Pakan Berkurang
Masyarakat di sekitar Gunung Talang dan pengunjung atau wisatawan diimbau untuk tidak mendekati dan bermalam di sekitar kawah Gunung Talang
Gunung Marapi Ditutup, BKSDA Sumbar Bakal Buka Jalur Pendakian 3 Gunung Lainnya Tahun Ini