2 Warga di Pasaman Barat Kontak dengan Pasien Positif Corona Jalani Tes Swab

Covid-19 di Pasaman Barat | Ratusan Orang Kontak Erat dengan Dokter Positif Corona

Jubir Tim Teknis Dinkes Kabupaten Pasaman Barat, dr Gina Alecia (Foto: Iyan/Langgam.id)

Langgam.id – 2 warga yang bekerja di Kabupaten Pasaman Barat yang diketahui pernah kontak erat dengan seorang pasien positif terinfeksi Virus Corona (Covid-19) di Kota Padang jalani tes swab, Jumat (5/6/2020).

Pengambilan swab 2 orang itu dilakukan tim medis dan Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19, karena mereka mendaptakan informasi bahwa keduanya pernah kontak erat dengan pasien positif Covid-19 asal Padang, hasil swab pasien itu keluar kemarin, 4 Juni 2020.

Jubir Tim Teknis Dinkes Kabupaten Pasaman Barat, dr Gina Alecia mengatakan, data terakhir Covid-19 di Pasaman Barat terdapat penambahan dua Orang Tanpa Gejala (OTG) yang pernah kontak erat dengan pasien positif di Kota Padang.

Kedua OTG itu, kata Gina, langsung diambil swabnya dan saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan di Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Unand.

Tim Satgas, jelasnya, juga sudah melakukan tracking terhadap orang yang pernah kontak erat dengan 2 OTG tersebut, terutama di lingkungan kerjanya.

“Hari ini sudah 2 OTG kita swab, dan rencananya besok akan dilakukan swab terhadap 32 orang hasil tracking level dua,” ujar Gina di Pasaman Barat, Jumat (5/6/2020).

Ia menambahkan, kondisi kesehatan seluruh OTG dan 32 hasil tracking level dua itu hingga saat ini dalam keadaan sehat. Setelah di swab, 2 OTG itu telah diminta untuk melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing dan dalam pemantauan dari petugas kesehatan bersama Satgas.

“Kondisi kesehatan seluruh OTG stabil dan sehat, kita minta masyarakat tetap tenang, tidak ada penambahan kasus ODP, PDP, maupun kasus positif,” ucap Gina.

Ia juga meminta agar masyarakat tetap menjaga kesehatan dan patuhi protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.

Masyarakat, kata Gina, harus menggunakan masker saat berada di luar rumah dan menjaga jarak serta tidak berkerumunan. Lalu, patuhi peraturan pemerintah.

Gina menegaskan, bahwa kedua warga yang kontak dengan pasien positif Covid-19 itu bukanlah berasal dari Pasaman Barat, kedua warga itu hanya bekerja di Kabupaten Pasaman Barat, mereka berasal dari luar Pasaman Barat. (Iyan/ZE)

Baca Juga

Kondisi Bus ALS usai kecelakaan. (Foto: Polres Pasaman Barat)
Kronologi Bus ALS Tabrak Pelajar hingga Meninggal di Pasaman Barat
Kondisi Bus ALS usai kecelakaan. (Foto: Polres Pasaman Barat)
Bus ALS Tabrak Pemotor hingga Masuk Selokan di Pasaman Barat, 1 Orang Meninggal
Kasus Puluhan Anak Diduga Keracunan Bakso Tusuk di Pasaman Barat, Dinkes Tunggu Hasil Labor
Kasus Puluhan Anak Diduga Keracunan Bakso Tusuk di Pasaman Barat, Dinkes Tunggu Hasil Labor
Libur Lebaran, Pantai Muaro Sasak Dipadati Ribuan Wisatawan
Libur Lebaran, Pantai Muaro Sasak Dipadati Ribuan Wisatawan
Sebanyak 22 sekolah di Pasaman Barat terendam banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur daerah tersebut
22 Sekolah di Pasbar Terendam Banjir, Aktivitas Belajar Mengajar Terganggu
Rakor dengan Anggota DPR, Bupati Pasbar Usulkan Pembangunan Jalan dan Jembatan
Rakor dengan Anggota DPR, Bupati Pasbar Usulkan Pembangunan Jalan dan Jembatan