14 Kasus Baru Positif Corona di Padang Didominasi Klaster Pasar Raya dan Pegambiran

Pasien Corona Padang Meninggal

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani Hamid. (Foto: Tangkapan Layar Video Jumpa Pers Online)

Langgam.id – Jumlah warga Sumatra Barat (Sumbar) yang positif terpapar covid-19 kembali bertambah 19 orang. Dengan begitu, total warga yang terpapar virus di Sumbar menjadi 121 orang.

Angka tersebut tercatat hingga Senin (27/4/2020). Dari 19 penambahan kasus baru covid-19, 14 di antaranya berasal dari Kota Padang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Ferimulyani Hamid mengatakan dari belasan kasus baru itu, sebagian besar berasal dari kluster penularan terbanyak. Di antaranya, Kelurahan Pegambiran di Kecamatan Lubuk Begalung dan kawasan Pasar Raya Padang.

“Dari 14 kasus baru dalam sehari, lima kasus di antaranya berasal dari klaster Pasar Raya Padang. Selanjutnya dua kasus dari klaster Pegambiran. Sisanya merupakan pasien yang memiliki riwayat kontak dengan pasien sebelumnya,” katanya saat dihubungi Langgam.id, Senin (24/4/2020) sore.

Ferrymulyani mengungkapkan, para warga Padang yang terkonfirmasi positif ada yang isolasi mandiri di rumah serta di rawat di rumah sakit rujukan corona. Namun ia tidak merincikan secara menyeluruh jumlah warga yang isolasi dan dirawat.

“Mereka yang positif saat ini ada yang dirawat di rumah sakit, isolasi di pusat karantina serta isolasi mandiri di rumah,” ujarnya.

Ferimulyani mengakui terdapat tambahan dua pasien yang dinyatakan meninggal dunia. Sebelumnya, satu di antaranya berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) dan sempat dimakamkan tidak sesuai protap penanganan covid-19.

Hal ini terjadi karena pihak keluarga sempat menolak untuk dimakamkan sesuai penanganan covid-19. Sehingga pihak keluarga membawa jenazah dari rumah sakit selanjutnya melakukan proses pemakaman sendiri.

“Pasien berdomisili di Kelurahan Ulak Karang Selatan, Kecamatan Padang Utara. Keluarga pasien menolak dimakamkan sesuai protokol covid-19 saat pasien masih berstatus PDP,” tuturnya.

Untuk satu pasien yang meninggal lainnya, Ferimulyani menyebutkan, berdomisili di Kelurahan Andalas, Kecamatan Padang Timur. Total keseluruhan warga Padang yang meninggal karena covid-19 berjumlah 11 orang.

Berdasarkan secara keseluruhan, jumlah kasus covid-19 di Kota Padang sebanyak 78 kasus, 14 orang di antaranya dinyatakan sembuh. Kemudian, untuk pelaku perjalanan dari area terjangkit (PPT) berjumlah 2975 yang masih dipantau, 27 di antaranya baru dipantau, dan 70 selesai dipantau.

Di sisi lain, orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 145, orang dalam pemantauan (ODP) 38, dan pasien dalam pengawasan (PDP) 112 orang. (Irwanda/ICA)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre