10 Warga dari Klaster Pegambiran Padang Positif Covid-19

Pasien Corona Padang Meninggal

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani Hamid. (Foto: Tangkapan Layar Video Jumpa Pers Online)

Langgam.id – Penyebaran virus corona (covid-19) di klaster Pegambiran, Kecamatan Lubuk Begalung terus bertambah dan kini menjadi 10 kasus. Klaster Pengambiran ini salah satu transmisi lokal penyebaran virus terbanyak di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar).

Selain Pegambiran, juga terdapat klaster Pasar Raya yang juga mengalami peningkatan. Total keseluruhan terpapar di pasar itu menjadi 19 kasus yang berasal dari pedagang.

Dinas Kesehatan Kota Padang mencatat, dari tambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 pada Jumat (24/4/2020), sebanyak enam orang, tiga di antaranya berasal dari dua klaster tersebut.

“Untuk klaster Pegambiran tambahan hari ini ada dua orang, karena kami tracking terus ya. Kemudian klaster Pasar Raya tambah satu orang. Ini dari penambahan kasus baru enam orang tadi,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Ferimulyani Hamid dihubungi Langgam.id, Jumat (24/4/2020) malam.

Ia menyebutkan, kasus baru di klaster Pegambiran merupakan tenaga kesehatan di Puskesmas setempat. Kemudian, juga terdapat dari keluarga dari tenaga kesehatan yang positif tersebut.

“Klaster Pegambiran ini cukup banyak, kami hitung tracking secara langsung ada hubungan langsung dan tidak. Totalnya 10 kasus. Kalau untuk klaster Pasar Raya tambahan satu kasus itu masih dalam satu blok, tapi sedikit arah ke kawasan Padang Teater,” katanya.

Ferrmulyani mengungkapkan pihaknya terus melakukan tracking terhadap orang-orang yang kemungkinan pernah kontak langsung dari pasien positif. Hal ini menjadikan peningkatan kasus di dua klaster tersebut, berkat pemeriksaan cepat.

Seperti diketahui, hingga saat ini total di Kota Padang terdapat 59 kasus terkonfirmasi positif covid-19, delapan di antaranya dinyatakan meninggal dunia, 13 sembuh serta 16 negatif. Kasus positif ini tersebar di sembilan kecamatan dari 11 kecamatan di Kota Padang.

Sementara untuk orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 42 yang terdiri dari delapan kasus pemantauan baru, 42 masih dipantau dan tiga sembuh. Untuk pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 90 terdiri dari terkonfirmasi positif 59, 13 sembuh serta delapan meninggal dunia. (Irwanda/ICA)

Baca Juga

Mitigasi Banjir, BPBD Padang Bersihkan Material Bebatuan di Lapau Munggu
Mitigasi Banjir, BPBD Padang Bersihkan Material Bebatuan di Lapau Munggu
Kondisi bentaran sungai di Lapau Manggu, Gunung Sariak, Padang Kamis (20/8/2026).
Arus Sungai Cepat Naik Saat Hujan, Warga Lapau Munggu Dibayangi Banjir Susulan
Warga menjemur padi yang dipanen dari sawah terdampak banjir Kota Padang
Cerita Petani Lapau Manggu, Panen Padi dari Sawah yang Terendam Banjir
Lokasi pembangunan hunian tetap untuk warga terdampak banjir Kota Padang.
Asa Penyitas Banjir Padang Menunggu Hunian yang Tak Kunjung Rampung
Udara Kabur di Padang, Begini Penjelasan BMKG
Udara Kabur di Padang, Begini Penjelasan BMKG
Kondisi tenda pengungsi warga terdampak banjir di Lapau Munggu, Kecamatan Kuranji, Kota Padang pada Minggu (9/8/2026)
Cerita Korban Banjir Padang yang Masih Memilih Tinggal di Tenda Pengungsian