KNPI Tanah Datar Bagikan Sembako untuk Korban Galodo di Malalo

KNPI Tanah Datar Bagikan Sembako untuk Korban Galodo di Malalo

Foto: Ist

Langgam.id- Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Tanah Datar bagikan paket sembako, kepada korban banjir bandang atau galodo di Nagari Guguak Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat.

Baca juga: Malalo Tepian Danau Singkarak Dihantam Longsor, 2 Orang Tertimbun

Bantuan yang terkumpul merupakan donasi dari Pengurus DPD KNPI Tanah Datar, MPI KNPI Tanah Datar dan donatur lainnya yang diserahakan langsung di Malalo, Minggu (19/4/2020).

“Alhamdulillah terkumpul donasi dan diserahkan berupa paket sembako untuk 12 kepala keluarga yang terdampak bencana galodo Malalo,” ujar Ketua KNPI Tanah Datar, Hebby Rahmatul Utamy Minggu (19/04/2020.

Hebby mengatakan, pihak telah berkoordinasi dengan pemerintah nagari setempat, agar bantuan yang diserahkan bisa tepat sasaran.

Bantuan langsung diterima perwakilan 12 kepala keluarga dan disaksikan langsung Pj Wali Nagari Guguk Malalo beserta perangkat nagari.

Selain sembako, kata dia, KNPI juga menyerahkan beberapa peralatan makan seperti piring dan gelas.

“Bantuan ini untuk meringankan beban korban dalam memenuhi kebutuhan menjelang Ramadan,” ujar Hebby yang juga Dosen IAIN Batusangkar ini.

Baca juga: 2 Korban Longsor di Malalo Tanah Datar Ditemukan Meninggal Dunia

Sebelumnya, tepian Danau Singkarak di kawasan Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat, dihantam longsor, Minggu (5/4) pagi. Longsor menerjang beberapa rumah, dan juga menimbulkan korban jiwa. (*/SRP)

Baca Juga

Petugas BPBD Agam memantau kondisi sungai mengantisipasi banjir akibat hujan deras. (Dok. BPBD Agam)
Waspada Hujan Deras, BPBD Agam Siagakan Petugas Pantau Sungai Batang Kumayo
Sejumlah wilayah di Pesisir Selatan diterjang banjir hingga longsor karena dipicu hujan deras. (Dok. BPBD Kabupaten Pesisir Selatan)
Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Pesisir Selatan, Sejumlah Titik Butuh Alat Berat
Dari Pitalah ke Purus, Ketupat Khas Kuah Kuning Bertahan Lebih dari 30 Tahun
Dari Pitalah ke Purus, Ketupat Khas Kuah Kuning Bertahan Lebih dari 30 Tahun
Masyarakat Pandai Sikek Tolak Trase II Tol, Khawatir Lahan Pertanian Tergerus
Masyarakat Pandai Sikek Tolak Trase II Tol, Khawatir Lahan Pertanian Tergerus
Kondisi Sungai Batang Baliang setelah Galodo menerjang kawasan Arosuka, Kabupaten Solok. (Langgam.id/ Ghaffar Hamdi)
Pemkab Solok Usul Pembangunan 3 Sabo Dam Senilai Rp 250 Miliar Usai Arosuka Diterjang Galodo
Kondisi Sungai Batang Baliang setelah Galodo di Arosuka, Kabupaten Solok. (Langgam.id/ Ghaffar Ramdi)
Arosuka Solok Kembali Diguyur Hujan Lebat, BPBD Larang Warga Dekati Bantaran Sungai Antisipasi Galodo