Pemko Tetapkan Perumahan Nelayan Jadi Lokasi Karantina ODP di Padang

Pemkab Pesisir Selatan Kembali Fungsikan Rusunawa Painan untuk Tempat Isolasi

Ilustrasi - karantina corona (Foto: Congerdesign/pixabay.com)

Langgam.id – Pemerintah Kota (Pemko) Padang, Sumatra Barat (Sumbar) memutuskan perumahan nelayan yang berada di Kelurahan Pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang dijadikan untuk lokasi karantina Orang Dalam Pengawasan (ODP) Virus Corona (Covid-19) di daerah itu.

Ketua Harian Percepatan Penanganan Covid-19 untuk wilayah Kota Padang, Barlius mengatakan, perumahan nelayan itu ada sebanyak 44 kamar. ODP nantinya dapat mengisolasi diri secara mandiri dengan dipantau petugas kesehatan di sana.

“Kami prioritaskan dulu ODP, selanjutnya apakah Orang Tanpa Gejala (OTG) dan bisa jadi nanti pelaku perjalanan area terjangkit (PPT),” ujarnya saat dihubungi Langgam.id via telepon, Selasa (14/4/2020) sore.

Ia menyebutkan, perumahan nelayan akan beroperasi apabila lokasi karantina yang disediakan pemerintah provinsi sudah penuh. Saat ini, perumahan nelayan tersebut masih dalam tahap perbaikan kamar-kamar yang nantinya digunakan untuk karantina ODP.

“Sesuai arahan pak gubernur, dipenuhkan dulu tempat karantina yang disediakan pemerintah provinsi. Baru kami operasikan perumahan nelayan ini,” jelasnya.

Ia mengakui, hingga saat ini timnya belum mensosialisasikan kepada masyarakat setempat terkait penetapan perumahan nelayan itu untuk dijadikan lokasi karantina bagi ODP. Namun, ia berharap masyarakat dapat memahami keputusan itu, sehingga tidak terjadi penolakan.

“Kami akui belum ada sosialisasi kepada masyarakat, karena masih tahap perbaikan kamar-kamar. Nanti kami akan panggil masyarakat dan disampaikan rencana program kami ini,” ucapnya.

Selain perumahan nelayan, Pemerintah Kota Padang juga memiliki opsi tempat kedua untuk karantina. Lokasi ini berada di Gedung Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) yang berada di Air Tawar, Kecamatan Padang Utara.

“LPMP ini memiliki kapasitas mencapai 150 kamar. Ini lokasi karantina nanti, tapi opsi pertama tetap di perumahan nelayan,” katanya. (Irwanda/ZE)

Baca Juga

Kondisi tenda pengungsi warga terdampak banjir di Lapau Munggu, Kecamatan Kuranji, Kota Padang pada Minggu (9/8/2026)
Cerita Korban Banjir Padang yang Masih Memilih Tinggal di Tenda Pengungsian
Walikota Padang, Fadly Amran.
Pemko Padang Siapkan Opsi Relokasi bagi Warga Kuranji yang Tinggal di Area Rawan Banjir
Ratusan Rumah Rusak Terdampak Banjir  Padang Dapat Bantuan Rp2 Juta 
Ratusan Rumah Rusak Terdampak Banjir  Padang Dapat Bantuan Rp2 Juta 
Banjir di Kecamatan Kuranji, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Banjir di Padang Terus Berulang, DPRD Dorong Solusi dari Hulu hingga Muara
Kemunafikan Kaum Maskulin
Kemunafikan Kaum Maskulin
Banjir merendam sejumlah wilayah di Kota Padang, Senin (3/8/2026)
Banjir Kota Padang, Wagub Vako: 1.488 KK Terdampak, 1.377 Warga Sempat Mengungsi