Gempa Mentawai Magnitudo 5,1 Dini Hari, Dirasakan II Sampai III MMI

Gempa Mentawai Magnitudo 5,1 Dini Hari, Dirasakan II Sampai III MMI

Pusat gempa Mentawai. (Peta: BMKG)

Langgam.id – Gempa magnitudo 5,1 terjadi pada Selasa (25/2/2020) dini hari, tepatnya pukul 03.59.23 WIB. Gempa berpusat sekitar 39 kilometer di timur laut Tua Pejat, Pulau Sipora, Kepulauan Mentawai.

Gempa pada kedalaman 10 kilometer tersebut, tepatnya terjadi di koordinat 1,90 Lintang Selatan dan 99,92 Bujur Timur.

Berdasarkan aplikasi Info BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika), gempa ini dirasakan II hingga III Modified Mercalli Intensity (MMI). Yakni, III MMI di Siberut, Tua Pejat dan Padang, serta II MMI di Pesisir Selatan, Bukittinggi dan Padang Panjang.

Dalam situs resminya, BMKG menyebut, cara sederhana mengukur MMI. Gempa II MMI, getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Sementara gempa yang dirasakan III MMI, getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

Belum ada laporan kerusakan akibat gempa yang terjadi tersebut. (*/SS)

Baca Juga

Prakiraan Cuaca | cuaca limapuluh kota
BMKG: Cuaca Ekstrem di Sumbar Dipengaruhi Peralihan Musim
Bupati Tanah Datar, Eka Putra mengimbau masyarakat yang dekat dengan bantaran sungai diminta waspada terhadap kemungkinan banjir bandang.
BMKG Ingatkan 4 Wilayah Sumbar Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang
Cahaya Berekor di Langit Sumbar, BMKG: Puing Antariksa
Cahaya Berekor di Langit Sumbar, BMKG: Puing Antariksa
Sejumlah wilayah di Sumatra Barat (Sumbar) berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat selama tiga hari ke depan, Sabtu-Senin
Sejumlah Wilayah di Sumbar Berpotensi Diguyur Hujan Lebat 3 Hari ke Depan
Sejumlah wilayah di Sumatra Barat (Sumbar) masih berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat selama tiga hari ke depan, Sabtu (31/1/2026)
BMKG: Sumbar Berpotensi Hujan Sedang-Lebat 3 Hari Depan
Pada Rabu (14/1/2026) malam, muncul cahaya di langit Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) yang disebut-sebut menyerupai fenomena aurora
BMKG Ungkap Cahaya di Langit Padang Bukan Aurora: Polusi Cahaya Pantulan di Darat