Diduga Terlilit Utang Online, Pria di Padang Nekat Bunuh Diri

Orang atau Pria Bunuh Diri di Padang

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Langgam.id – Seorang pria berinisial NF (38) nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di pohon kelapa yang berada di Kampung Sikumbang Ladang, Kelurahan Batang Kabung Ganting, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar). Korban ditemukan tak bernyawa, Jumat (14/2/2020) sekitar pukul 05.30 WIB.

Disinyalir, korban mengakhiri hidupnya karena faktor terlilit utang online. Kepada keluarganya, korban sempat mengeluhkan bagaimana pembayaran utang tersebut.

“Dia menginap di rumah orang tuanya tak jauh dari lokasi bunuh diri ini. Sebelumnya, korban memang sempat mengeluh tak bisa bayar utang online-nya,” kata salah seorang keluarga korban yang meminta namanya tak ditulis.

Korban diketahui memiliki tiga orang anak dan pernah bekerja sebagai buruh servis AC. Kemudian dilanjutkan bekerja menjadi sopir cadangan angkot jurusan Pasar Raya-Lubuk Buaya.

“Dia sering kesini dan jarang pulang ke rumah istrinya di kawasan Siteba,” ujarnya.

Sementara itu Kapolsek Koto Tangah, AKP Rico Fernanda mengatakan, korban sebelumya tidur di kediaman orang tuanya. Sekitar pukul 04.00 WIB, salah seorang saudara korban terbangun dan melihat korban sudah tak di rumah.

Rico menambahkan kemudian pihak keluarga mencari korban. Setelah melakukan pencarian di luar rumah korban ditemukan tergantung di pohon kelapa dekat kolam ikan yang berjarak lebih kurang 100 meter dari rumah orang tuanya.

“Korban ditemukan dalam keadaan kaki bersimpuh dan lidahnya keluar. Kemudian, pihak keluarga langsung menghubungi kami,” kata Rico.

Usai ditemukan pihak keluarga sempat membawa korban ke rumah sakit, tapi nyawanya tak bisa diselamatkan. Ketika dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), di leher korban ditemukan bekas lilitan tali.

“Pihak keluarga menyatakan tidak bersedia dilakukan visum dan selanjutnya dibuatkan surat pernyataan yang ditandatangani oleh pihak keluarga,” tuturnya. (Irwanda/ZE)

Baca Juga

Kondisi tenda pengungsi warga terdampak banjir di Lapau Munggu, Kecamatan Kuranji, Kota Padang pada Minggu (9/8/2026)
Cerita Korban Banjir Padang yang Masih Memilih Tinggal di Tenda Pengungsian
Walikota Padang, Fadly Amran.
Pemko Padang Siapkan Opsi Relokasi bagi Warga Kuranji yang Tinggal di Area Rawan Banjir
Ratusan Rumah Rusak Terdampak Banjir  Padang Dapat Bantuan Rp2 Juta 
Ratusan Rumah Rusak Terdampak Banjir  Padang Dapat Bantuan Rp2 Juta 
Banjir di Kecamatan Kuranji, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Banjir di Padang Terus Berulang, DPRD Dorong Solusi dari Hulu hingga Muara
Kemunafikan Kaum Maskulin
Kemunafikan Kaum Maskulin
Banjir merendam sejumlah wilayah di Kota Padang, Senin (3/8/2026)
Banjir Kota Padang, Wagub Vako: 1.488 KK Terdampak, 1.377 Warga Sempat Mengungsi