Pencarian Warga Sungai Abu Solok Hilang Sejak 4 Hari yang Lalu Dihentikan

ORANG HILANG

Ilustrasi Orang Hilang (Foto: Pixabay)

Langgam.id – Syafrizal (48) atau yang kerap disapa Pui, warga Lubuak Muaro, Nagari Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok hingga saat ini belum ditemukan setelah dinyatakan hilang sejak, Sabtu (8/2/2020) kemarin.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok, Armen menyebutkan, korban dilaporkan hilang oleh warga, Minggu (9/2/2020). Tim Search and Rescue (SAR) sudah berupaya mencari di lokasi yang diduga tempat hilangnya korban.

“Tim SAR Gabungan dari berbagai unsur telah melakukan pencarian. Namun, tanda-tanda keberadaan korban hingga saat ini belum diketahui,” ujarnya, Rabu (12/2/2020).

Menurut Armen, pencarian korban sudah dihentikan sejak sore kemarin, Selasa (11/2/2020), karena pencarian tak kunjung membuahkan hasil.

Penghentian pencarian juga sudah mendapat persetujuan dari pihak keluarga. “Upaya pencarian sudah dihentikan pada sore kemarin, lantaran tidak adanya tanda-tanda keberadaan korban, dan itu juga permintaan keluarga yang sudah mengikhlaskan kejadian yang menimpa korban,” jelasnya.

Diketahui, kabar kehilangan Pui hingga saat ini juga masih simpang siur, adanya yang mengatakan Pui hilang saat menjala ikan di Sungai Batang Barameh, Batang Gumanti. Ada juga, informasi yang menyatakan, Pui hilang saat melansir Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk alat berat.

Hingga saat ini, belum ada informasi pasti dari pihak yang berwenang terkait kehilangan Syafrizal. (ICA/ZE)

Baca Juga

Seekor harimau sumatra (Panthera tigris sumatrae) berhasil terperangkap dalam kandang jebak yang dipasang oleh Tim BKSDA Sumbar d
Sempat Buat Warga Khawatir, Akhirnya Harimau Sumatra Masuk Perangkap di Solok
Jumlah korban longsor tambang emas ilegal di Nagari Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti, bertambah.Berdasarkan data dari Basarnas Padang
Update Longsor Tambang Emas Ilegal Solok: Total 25 Orang, Meninggal 12
BPBD Kabupaten Solok, Sumatra Barat (Sumbar), meralat jumlah korban tertimbun longsoran di lokasi tambang emas ilegal adalah 22 orang
BPBD Solok Ralat Data Korban Longsor Tambang Emas Ilegal: Total 22 Orang, Meninggal 11
Identitas Korban Meninggal dan Luka-luka di Tambang Emas Ilegal Solok
Identitas Korban Meninggal dan Luka-luka di Tambang Emas Ilegal Solok
Bencana tanah longsor melanda bekas galian tambang emas di Nagari Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok,
Kronologi Longsor Tambang Emas Ilegal di Solok
Sebanyak 11 orang dilaporkan meninggal dan 25 orang lainnya masih tertimbun di lokasi tambang emas di Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti,
Tambang Emas Ilegal di Solok Ternyata Sudah Beberapa Kali Dirazia Polisi