Langgam.id – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui Cabang Padang membangun Ruang Pintar Markaz Ilmu Lintau di Nagari Balai Tangah, Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar. Fasilitas ini dihadirkan untuk membantu anak putus sekolah kembali melanjutkan pendidikan melalui program kesetaraan.
Pembangunan Ruang Pintar tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama pada Rabu (14/10/2026). Program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PNM yang dilaksanakan bersama pemerintah daerah dan Yayasan Cahaya Ilmu Lintau.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Datar Alfi Hidayati, anggota DPRD Tanah Datar Nofrizal, Wali Nagari Balai Tangah Dasneri Ongko Kobi, serta Ketua Yayasan Cahaya Ilmu Lintau Gusti Ananda.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Datar, Alfi Hidayati, mengapresiasi dukungan PNM dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak yang putus sekolah.
Menurutnya, keberadaan Ruang Pintar diharapkan dapat membantu mengurangi angka anak putus sekolah di Tanah Datar. Fasilitas berupa ruang kelas, buku, dan sarana pendukung lainnya juga akan menunjang kegiatan belajar di yayasan tersebut.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PNM atas hadirnya Ruang Pintar di Lintau, Kabupaten Tanah Datar, serta kolaborasinya dengan Yayasan Cahaya Ilmu Markaz Ilmu Lintau dalam membantu anak-anak putus sekolah kembali melanjutkan pendidikan,” kata Alfi.
Ia mengatakan, pendidikan kesetaraan dan pelatihan keterampilan kewirausahaan dapat menjadi bekal bagi anak-anak untuk hidup mandiri setelah menyelesaikan pendidikan.
Melalui program tersebut, anak-anak diharapkan tidak hanya memperoleh kesempatan belajar, tetapi juga memiliki keterampilan untuk mengembangkan usaha dan membuka lapangan kerja.
Sementara itu, Pemimpin PNM Cabang Padang, Hendra Jalius, mengatakan Ruang Pintar merupakan salah satu bentuk kontribusi perusahaan kepada masyarakat di luar penyaluran pembiayaan.
Menurutnya, program tersebut membuka kesempatan bagi anak-anak untuk kembali mengenyam pendidikan melalui program kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C.
“PNM hadir tidak hanya melalui penyaluran pembiayaan, tetapi juga melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah. Salah satunya adalah Ruang Pintar, yang membuka kesempatan bagi anak-anak putus sekolah untuk kembali melanjutkan pendidikan melalui program kesetaraan Paket A, B, dan C,” ujar Hendra.
Ia berharap Ruang Pintar Markaz Ilmu Lintau dapat dimanfaatkan oleh anak-anak dari keluarga nasabah PNM Mekaar maupun masyarakat umum yang ingin melanjutkan pendidikan.
Menurutnya, akses terhadap fasilitas belajar yang memadai diharapkan dapat membantu anak-anak meraih masa depan yang lebih baik.
Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, pemerintah nagari, dan yayasan, PNM berharap Ruang Pintar dapat memperluas kesempatan belajar bagi anak-anak sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Tanah Datar. (HER)






