Pemkab Solok Usul Pembangunan 3 Sabo Dam Senilai Rp 250 Miliar Usai Arosuka Diterjang Galodo

Kondisi Sungai Batang Baliang setelah Galodo menerjang kawasan Arosuka, Kabupaten Solok. (Langgam.id/ Ghaffar Hamdi)

Kondisi Sungai Batang Baliang setelah Galodo menerjang kawasan Arosuka, Kabupaten Solok. (Langgam.id/ Ghaffar Hamdi)

Langgam.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok, Sumatra Barat (Sumbar), mengusulkan pembangunan tiga titik Sabo Dam sebagai bagian dari upaya rehabilitasi dan rekonstruksi setelah banjir bandang atau galodo menerjang kawasan Arosuka, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Senin (21/9/2026).

Pembangunan tiga Sabo Dam itu diperkirakan memerlukan anggaran sekitar Rp 250 miliar. Selain itu, pemerintah daerah juga mengusulkan anggaran sekitar Rp 300 miliar untuk kebutuhan normalisasi sungai.

Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Solok, Masheri Yanda Boy mengatakan, usulan pembangunan sabo dam telah disampaikan kepada pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Yang kita ajukan ada tiga titik sabo dam. Untuk penetapan titiknya nanti akan disesuaikan dengan dinas terkait,” kata Boy ketika ditemui Langgam.id, Sabtu (26/9/2026).

Salah satu lokasi yang dinilai membutuhkan pembangunan sabo dam berada di aliran Sungai Batang Baliang. Sungai tersebut menjadi salah satu aliran yang berkaitan dengan peristiwa banjir bandang di kawasan Batang Barus.

“Secara garis besar, di Sungai Batang Baliang memang diperlukan pembangunan Sabo Dam karena daerah itu menjadi lokasi terjadinya banjir bandang,” ujarnya.

Boy mengatakan, usulan tersebut saat ini telah disampaikan kepada BNPB. Pemkab Solok berharap kebutuhan pembangunan tersebut dapat segera direalisasikan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.

“Ini yang sudah kita sampaikan kepada BNPB. Mudah-mudahan bisa segera direalisasikan sesuai kebutuhan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Solok,” katanya.

“Pembangunan sabo dam dan normalisasi sungai menjadi bagian dari kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabanjir bandang di Kabupaten Solok,” ungkap Boy. (ICA)

Baca Juga

Kondisi Sungai Batang Baliang setelah Galodo di Arosuka, Kabupaten Solok. (Langgam.id/ Ghaffar Ramdi)
Arosuka Solok Kembali Diguyur Hujan Lebat, BPBD Larang Warga Dekati Bantaran Sungai Antisipasi Galodo
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Decky Irmawan. (Langgam.id/ Ghaffar Ramdi)
Sumbar Kerap Diguyur Hujan, BMKG Ungkap Peran Lereng dan Pegunungan
Ketua Fraksi PAN DPRD Sumbar, Muhayatul. (Dok. Pribadi)
Pendidikan Sumbar Butuh Perda yang Bekerja, Bukan Sekadar Pasal
Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok
Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok
Galodo Hantam Kantor Dinas PUPR Kabupaten Solok, 80 Persen Bangunan Rusak
Galodo Hantam Kantor Dinas PUPR Kabupaten Solok, 80 Persen Bangunan Rusak
Jalur Solok-Padang Tertutup Material Galodo, Polisi Imbau Pengendara Lewat Padang Panjang
Jalur Solok-Padang Tertutup Material Galodo, Polisi Imbau Pengendara Lewat Padang Panjang